News
Beranda » Berita » Bupati Mamuju Launching Program Orang Tua Asuh Stunting

Bupati Mamuju Launching Program Orang Tua Asuh Stunting

Spread the love

Mamuju, Potretrakyat.com; – tengah angka stunting Kabupaten Mamuju yang masih mencemaskan, mencapai sekitar 30 persen dan jauh melampaui target nasional 14 persen, Bupati Sutinah Suhardi turun langsung ke Posyandu Mamuang, Kompleks Pemda, Kelurahan Rimuku, Rabu 16/4/2025, untuk menyerahkan bantuan perdana program Orang Tua Asuh Stunting.

 

Program yang digagas Bupati ini terbilang unik karena mengandalkan sumbangan sukarela (sedekah) dari jajaran pemerintah kabupaten, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, para Kepala Dinas, Sekretaris Daerah, Kepala Sekolah, hingga Kepala Puskesmas, alih-alih menggunakan anggaran daerah. Tujuannya adalah untuk memberikan intervensi gizi kepada 1.000 anak per bulan selama enam bulan ke depan, dengan alokasi Rp200.000 per anak untuk pembelian bahan pangan bergizi.

 

Dalam keterangannya, Bupati Sutinah menyatakan harapannya agar program ini dapat mengeluarkan sebagian anak dari status stunting dalam waktu enam bulan, sehingga intervensi serupa dapat diberikan kepada anak-anak lain.

DLH dan Anggota DPR Bertindak Cepat Menelusuri Perubahan Warna Air Sungai di Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah

 

“Hari ini kita menyerahkan bantuan perdana untuk program Orang Tua Asuh Stunting yang sudah kita launching bulan lalu,” ujarnya.

 

Namun, inisiatif ini juga memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan dan cakupan jangka panjangnya.

 

Hadiri Rakor Persiapan Operasi Ketupat 2026,  Arianto Tegaskan Dukung Penuh Kesiapan Pengamanan Mudik 2026

Dengan target 1.000 anak per bulan, program ini menyasar sebagian kecil dari total anak stunting di Mamuju. Efektivitas program dalam menekan angka stunting secara signifikan juga akan bergantung pada identifikasi tepat sasaran dan pemantauan ketat kondisi anak-anak yang menerima bantuan.

 

“Mengingat memang angka stunting di Kabupaten Mamuju masih sangat tinggi, yaitu kurang lebih 30 persen. Sedangkan target nasional kita untuk tahun ini itu di angka 14 persen. Jadi, sangat jauh sekali. Jadi, masih panjang sekali PR kita pemerintah Kabupaten,” ujar Bupati, mengakui besarnya tantangan yang dihadapi.

 

Inisiatif Orang Tua Asuh Stunting ini patut diapresiasi sebagai respons cepat terhadap masalah krusial. Namun, tanpa alokasi anggaran daerah yang terstruktur dan program pencegahan stunting yang komprehensif dari hulu, keberhasilan program ini dalam mengatasi akar permasalahan stunting di Mamuju masih perlu diuji waktu.

Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepatan BTT, BPKAD Siap Kawal Bantuan Korban Kebakaran Galung Tuluk Polewali Mandar 

 

Masyarakat menanti langkah-langkah strategis dan berkelanjutan lainnya dari Pemkab Mamuju untuk mencapai target nasional dan memastikan tumbuh kembang optimal generasi penerus.

 

Kegiatan penyerahan bantuan di Posyandu Mamuang ini menjadi langkah awal yang patut dicatat. Namun, evaluasi berkala dan transparansi mengenai dampak program ini akan menjadi kunci untuk mengukur keberhasilannya dalam memerangi stunting di Kabupaten Mamuju.

 

 

Sumber: Humas Pemkab Mamuju

Editor: Judistira

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *