Daerah Mamuju News Pemerintahan Sosial
Beranda » Berita » Soal Masa Jabatan Pj. Gubernur, Ketua APDESI Mamuju; “Kami Sudah Lelah Gonta-Ganti Gubernur”

Soal Masa Jabatan Pj. Gubernur, Ketua APDESI Mamuju; “Kami Sudah Lelah Gonta-Ganti Gubernur”

Spread the love

Mamuju, Potretrakyat.com; – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Mamuju meminta agar jabatan Akmal Malik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar diperpanjang hingga 2024 mendatang.

Hal itu terungkap dalam konfrensi pers yang dilaksanakan oleh ketua DPC Apdesi Mamuju, Hartono. Selasa (04/04/2023).

Ketua APDESI Mamuju, Hartono menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya atas ditunjuknya Dr. Akmal Malik sebagai Pj. Gubernur Sulbar yang amanah dan bertanggungjawab atas tugas yang diemban sebagai Pejabat Gubernur Sulbar.

“Beliau adalah sosok aspiratif, visioner, rajin turun ke masyarakat, peduli dan mempunyai program yang jelas dan nyata, sehingga bermanfaat untuk masyarakat,” Urai Hartono.

“Disamping itu juga bukan saja yang bisa kami sampaikan di atas, namun selama menjadi Penjabat Gubernur banyak mendapatkan penghargaan, tentunya kami merasa bangga terhadap kepemimpinannya sehingga bisa dijadikan contoh oleh Para kepala desa,” Lanjut Hartono.

DKPPKB Sulbar Perkuat Pembinaan UKS di SMP 2 Lariang, Dorong Kesehatan Peserta Didik

“Sehubungan dengan hal tersebut kami sampaikan di atas dan masa penugasannya akan segera berakhir, maka kami mohon agar penugasan Bapak Dr. Akmal Malik diperpanjang sampai dilantiknya Gubernur definitif hasil Pilkada serentak tahun 2024,” Harapnya.

Salah satu contoh program yang sedang berjalan saat ini yaitu Data Presisi, Data yang semula sangat semrawut sehingga program pembelanjaan kurang berfungsi dan efektif mengakibatkan pemborosan dan input yang jelas.

“Kami sudah lelah gonta-ganti Gubernur, kami berharap agar kemendagri yang memiliki otoritas bisa mempertimbangkan kembali dan memberikan waktu agar pak Akmal Malik bisa bekerja dengan cara diperpanjang masa jabatanya sebagai Pj. Gubernur Sulbar”, kata Hartono.

“Dengan adanya gonta ganti Gubernur tentu arah pembangunan di Provinsi Sulawesi Barat menjadi tidak menentu, sehingga hal ini tentunya warga Sulbar yang menjadi korban,” Ujar kepala desa Bambu.

Hartono menambahkan bahwa kalau memang diperlukan, maka pihaknya akan menyurat ke kemendagri atas nama DPC APDESI Mamuju sebagai dasar pertimbangan.

Penguatan Wawasan Kebangsaan, Polri–Masyarakat Bersinergi di Sulawesi Barat

 

 

Sumber: Zul

Editor: Judistira

Lewat Rakor, Pemkab Pasangkayu Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-23 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *