Advertorial Maluku Nasional News Pemerintahan
Beranda » Berita » Bentuk Pembinaan Kepribadian WBP, Lapas Tobelo KemenkumHAM Malut Gelar Kegiatan Kerohanian

Bentuk Pembinaan Kepribadian WBP, Lapas Tobelo KemenkumHAM Malut Gelar Kegiatan Kerohanian

Spread the love

Tobelo (Maluku Utara), Potretrakyat.com; — Pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Tobelo Kanwil Kemenkumham Malut terus dilakukan melalui kegiatan kerohanian setiap pekan.

 

Bentuk kegiatan kerohanian dilakukan bagi WBP beragama Muslim, Kristiani, dan agama lainnya. Bagi yang muslim Lapas Tobelo Kemenkumham Malut rutin menggelar pengajian dan Salat lima waktu. Sementara WBP beragama kristiani dan agama lainnya melaksanakan ibadah secara rutin sesuai ajaran dan keyakinan agama masing-masing penyuluhan agama oleh Pendeta dan tokoh agama lainnya, serta pelaksanaan ibadah.

 

Kalapas Tobelo Romi Novitrion menyampaikan upaya untuk membenahi hidup dengan memperkuat kualitas kepribadian melalui kegiatan kerohanian seperti bacaan Alquran, penyuluhan agama, dan kegiatan ibadah bagi WBP merupakan agenda rutin.

Ketua DPRD Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan LKPj 2025 

 

“Pembinaan kepribadian diarahkan agar WBP nantinya menjadi manusia beriman dan berdaya guna bagi masyarakat dan negara,” ujar Romi, Minggu (30/06).

 

Kegiatan pembinaan kepribadian bagi WBP terus diperkuat Kakanwil Kemenkumham Malut Ignatius Purwanto dan Kadiv Pemasyarakatan Hensah dalam berbagai kesempatan kunjungan ke Lapas/Rutan di Malut. Kakanwil Purwanto meminta jajaran agar pembinaan kepribadian ini dapat menjadi sarana yang baik membina karakter dan pola hidup WBP yang semakin menyadarkan mereka ke arah yang lebih baik.

 

Bupati Arsal Siapkan Perbup, Perusahaan Sawit Wajib Berkontribusi Perbaikan Jalan

Kasubsi Pembinaan Lapas Tobelo Kemenkumham Malut Ismit Yamin saat ditemui menyampaikan kegiatan kerohanian seperti untuk WBP beragama Muslim dilakukan melalui pengajian yang diikuti sebanyak 40 warga binaan dan dijadwalkan sesuai masing-masing blok. Selain itu penyuluhan agama oleh para tokoh agama juga rutin dilaksanakan.

 

Ismit berujar WBP yang beragama Muslim yang mengikuti diajarkan membaca dan mendalami Alquran dengan metode Iqra sehingga mereka bisa mempelajari dengan mudah. Selain itu, bagi WBP beragama Kristen, dan agama lainnya melaksanakan kegiatan kerohanian pada Lapas Tobelo sesuai program/kegiatan yang diatur berdasarkan kepercayaan masing-masing, sehingga menambah kualitas kepribadiannya.

 

 

Pemprov Sulbar Jamu Kaltim: Kupas Tuntas Rahasia Peningkatan PAD dan Regulasi Pajak Air Permukaan

Sumber: Humas KemenkumHAM Malut

Editor: Judistira

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *