Mamuju, Potretrakyat.com; – Dimasa kepemimpinan Sutina Suhardi sebagai bupati mamuju diperhadapkan dengan berbagai kendala, yakni covid dan gempa. Bahkan pada tahun 2021 dia masuk masih APBD bupati sebelumnya.
Hal itu dilontarkan Ketua Koalisi Mamuju Keren Jilid II febrianto Wijaya dihadapan ratusan masyarakat desa Sumare, pada acara kampanye terbatas Tina-Yuki dan SDK-JSM, Jumat 11 Oktober 2024
“Di jaman itu dikata dilanda covid 19 yang melumpuhkan seluruh jaringan ekonomi yang ada di mamuju dan sulawesi barat. Mulai dari hasil penjualan menurun, hasil perikanan dan pertanian bingung mau jualnya kemana,”kata Febrianto yang merupakan anggota DPRD Mamuju itu
Ditambah lagi dengan gempa bumi pada tahun 2021 yang meruntuhkan banyak bangunan yang ada di kota Mamuju, bahkan kantor-kantor pemerintahan, sekolah, infrastruktur kesehatan dan lainnya.
“Namun demikian dikepemimpinan beliau dua tahun terakhir ini, ekonomi cepat pulih, bangunan cepat terbangun, karena keberpihakan anggarannya jelas. Sekolah-sekolah kita yang rusak ibu bupati perbaiki, kalau kesehatan tidak usah diragukan, 99 persen warga mamuju sudah bisa merasakan manfaat pelayanan tersebut,”beber Febrianto yang disambut tepuk tangan para hadirin
Dalam kampanye terbatas itu juga hadir Anggota DPRD Mamuju, Hairil Musakkir dari partai NasDem, dan Purmadi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketiganya itu merupakan partai koalisi Mamuju Keren Jilid II dan juga Koalisi Sulbar Maju.
Dalam kampanye terbatas yang dimulai sekitar pukul 09:00 Wita itu, secara bergantian para partai koalisi menyampaikan orasi politiknya.
Sumber: Rilis
Editor: Judistira


Komentar