Mamuju, Potretrakyat.com; – “Satu-satunya mantan Bupati di Sulawesi Barat yang tidak memiliki rumah pribadi adalah Sutinah Suhardi. Dia tidur setelah kita semua tertidur lelap dan dia bangun sebelum kita semua bangun dari tidur.”
Demikian diungkapkan dengan lantang oleh Ketua Partai Gelora Hajrul Malik dalam orasi politiknya di Desa Lebani dan Labuan Rano, Minggu (20/10/2024).
“Ini salah bukti nyata, empati dan tanggungjawab Sutinah Suhardi dalam memimpin Mamuju. Pun salah satu alasan kuat memilih paslon Tina-Yuki di Pilkada Mamuju. Tidak perlu banyak janji dan argumen. Kepedulian Sutinah pada rakyatnya sudah sangat nampak,” terang Hajrul.
Kepemimpinan Sutinah, lanjutnya, lahir dari sebuah keadaan yang luar biasa. Yang tidak bisa dielakkan oleh kehendak manusia.
Komitmen dan janji Sutinah benar-benar diuji. Ditengah nada-nada miring nan sumbang, Sutinah tetap bekerja.
“Dan itu berhasil dia lalui. Seorang wanita Mamuju berjuang dan mampu memenuhi kebutuhan dasar rakyat Mamuju hanya dalam waktu 3 tahun lebih saja, Ini fakta bukan membual. Kemudian di Pilkada Mamuju ini dia berpasangan dengan figur yang sangat tepat, Yuki Permana dari PKS. Moderat dan religius, dua karakter yang akan memimpin Mamuju 5 tahun ke depan. Militansi Tina-Yuki dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, sudah tidak terbantahkan,” tandasnya.
Paslon nomor urut 1 ini tidak membutuhkan lagi retorika untuk meyakinkan rakyat Mamuju. Tinggal menyampaikan saja beberapa program yang akan dilanjutkan. Hajrul menyebutkan, salah satunya adalah infrastruktur.
Anggaran Pemkab Mamuju kecil. Sehingga membutuhkan kerjasama yang linier dengan provinsi. Tina-Yuki berpaket dengan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar nomor urut 3, SDK-JSM. Konsistensi dan kompetensi kedua paslon ini pun sudah tidak diragukan.
“Mari kita dukung dan pilih para pemimpin hebat dan yakin menang. Tidak hanya soal tidak memiliki rumah pribadi, kami juga menorehkan sejarah dengan meraih dukungan parpol terbanyak sepanjang perjalanan pesta demokrasi di Sulbar. Ini sudah indikasi kemenangan,” katanya.
Diungkapkan, dia sudah mendampingi paslon SDK-JSM dalam memantaskan diri sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar. Dari ujung utara Sulbar di Desa Sarjo Kabupaten Pasangkayu hingga ujung timur Sulbar di Desa Pana dan Nosu Kabupaten Mamasa, semuanya bulat menyambut calon pemimpin mereka.
Tidak ada keraguan sebab program-program yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan mendasar. Bukan janji, tetapi konsep dan ide-ide cerdas yang masuk akal dalam membangun Sulawesi Barat.
Sumber: Rilis
Editor: Judistiraj


Komentar