Mamuju, Potretrakyat.com: – Harga kakao di tingkat petani di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat saat ini berkisar 115.000 hingga rp120.000/kg setelah sebelumnya Terpuruk di harga Rp30.000 per kg. Namun demikian pasokan pupuk ke pada para petani tersendat, sehingga pupuk relatif sulit ditemukan di pasaran.
Para petani kakao di Kabupaten Mamuju sebagai salah satu sentra penghasil Kakao antusias menyambut kenaikan harga kakao dengan merawat kembali tanaman kakao mereka yang telah terlantar akibat anjloknya harga kakao hingga serangan hama penyakit yang merajalela.
Petani di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat mengatakan, harga naik sejak awal Januari 2024 Sehingga para petani kembali masuk Kebun untuk merawat tanaman mereka. Kenaikan ini sedikit banyak membuat petani Kakao kembali bergairah menata kembali perkebunan Kakao mereka yang dulu sempat terbengkalai akibat harga kakao yang anjlok di pasaran.
Meski harga biji kakao saat ini sudah sangat bagus, para petani mengaku jika keterlibatan pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk membantu dalam meningkatkan hasil Kakao, termasuk dalam pelebaran pemasaran.
Para petani di daerah ini mengungkapkan sejumlah kendala yang harus menjadi perhatian pemerintah yakni terbatasnya ketersediaan pupuk di pasaran, termasuk pupuk cair seperti insektisida dan herbisida.
Para petani mengharapkan Pemerintah Kabupaten Mamuju serius memperhatikan petani selaku penghasil komoditi Kakao termasuk dalam menyiapkan pupuk agar petani dapat kembali memupuk tanaman kakao dan ke depan semakin meningkat produktivitas pertanian kakao mereka.
Sementara itu terkait hal ini pihak Dinas Pertanian Kabupaten Mamuju belum menanggapi permasalahan tersebut.
Sumber: Rez
Editor: Judistira


Komentar