Mamuju, Potretrakyat.com; —
Hampir Sebulan pasca hari raya Idul Fitri 1446 hijriah, lonjakan arus balik mudik di pelabuhan perintis Mamuju masih dipadati penumpang yang akan kembali ke perantauan di Bontang, Kalimantan Timur.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Plt. Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Mamuju, Mushawir kepada potretrakyat.com. Mamuju, (24/4/2025).
Menurutnya, peristiwa ini sudah sering terjadi pada saat arus balik libur lebaran setiap tahun.
“Setiap selesai libur panjang, apalagi usai libur lebaran seperti tahun ini, penumpangke Bontang itu pasti akan membludak, ” Kata dia.
Ia menjelaskan, alasan sering terjadinya penumpukan penumpang di Pelabuhan perintis Mamuju, apalagi saat selesai musim liburan, salah satunya karena kapasitas atau daya tampung kapal yang tidak mencukupi.
” Salah satu alasan kenapa sering terjadi penumpukkan penumpang di pelabuhan, karena kapasitas kapal yang sangat minim dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat akan angkutan laut,” Kata Musawir.
“Yang cukup banyak dari rute menuju ke Bontang sehingga sampai dengan H plus 24 saja masih ramai di pelabuhan Mamuju,” Lanjutnya.
Kata Musawir, pihaknya telah berusaha menyurati pemerintah pusat dengan maksud untuk dilakukan penambahan kapal atau penggantian dengan kapal yang lebuh besar lagi. Namun hingga kini belum mendapat respon.
“Setiap tahun kami menyurat ke pusat agar dilakukan penambahan armada atau pergantian armada yang lebih besar namun belum direspon balik, ” Ungkapnya.
Saat ini pelabuhan Mamuju hanya memiliki satu armada perintis yang melayani rute Bontang- Mamuju dan sebaliknya serta pulau-pulau di kepulauan Bala-balakang yakni KM. Entebe Ekspress.
Dalam pelayaran kali ini 24 april 2025, KM. Entebe Ekspress yang memuat sebanyak 185 penumpang dengan rincian, 150 penumpang dewasa, 29 anak-anak, serta enam (6) bayi.
Sumber: Judistira
Editor: Redaksi


Komentar