Pasangkayu, Potretrakyat.com – Pemerintah Kabupaten Pasangkayu menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-28 di Halaman Kantor Bupati Pasangkayu, Kamis (25/4/2024).
Upacara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Ketua DPRD Pasangkayu, Kejari Pasangkayu, Kemenag Pasangkayu, Kepala BPS, Dandim 1427 Pasangkayu, Kapolres Pasangkayu, Para Kepala OPD, Para Kabag, Camat, dan Para ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Pasangkayu.
Upacara dipimpin oleh Asisten I Bupati Pasangkayu yang membacakan Arahan Menteri Dalam Negeri. Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan bahwa tema Hari Otonomi Daerah ke-28 tahun ini adalah
“Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat.
Tito menjelaskan bahwa tema ini dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab, dan kesadaran seluruh jajaran pemerintah daerah terhadap amanah dan tugas membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal. Hal ini sejalan dengan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai visi 2045.
Tito juga menyampaikan bahwa selama 28 tahun terakhir, otonomi daerah telah memberikan dampak positif, seperti meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan kemampuan fiskal daerah.
Namun, Tito mengingatkan bahwa masih ada beberapa daerah yang PAD dan kemampuan fiskalnya masih rendah, dan IPM serta angka kemiskinannya masih tinggi. Kepada daerah-daerah tersebut, Tito menghimbau agar melakukan evaluasi dan terobosan untuk meningkatkan PAD dan kesejahteraan rakyat.
Tito juga menekankan pentingnya pengembangan wilayah terintegrasi dan berkelanjutan, serta implementasi regulasi ekonomi hijau dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pertumbuhan ekonomi.
Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-28 ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan komitmennya dalam membangun daerah yang sejahtera, lestari, dan berkelanjutan. (Dar)


Komentar