Daerah Mamuju News TNI/Polri
Beranda » Berita » Polresta Mamuju Hadiri Anev Beyund Trust Presisi Secara Daring

Polresta Mamuju Hadiri Anev Beyund Trust Presisi Secara Daring

Spread the love

Mamuju, Potretrakyat.com; – Dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik program Beyund Trust Presisi TW II dan pelaporannya terus digenjot.

 

Terkait hal tersebut, Hari ini penanggung jawab Program Beyund trust presisi polresta Mamuju kembali lakukan Anev rutin di posko Gedung command center Polresta Mamuju. Kamis (16/5/24)

 

Seperti diketahui, Bahwa program Beyund trust presisi sengaja dibentuk oleh Mabes Polri dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri.

Gubernur Sulbar Dorong Event “Bulan Mamase” Masuk KEN, Soroti Potensi Budaya dan UMKM

 

Dalam kegiatan Anev hari ini dipimpin langsung kabagren Polresta Mamuju Akp Hocky Pamudji, Kabag log, para Kasat Kasiwas Polresta Mamuju Ipda Safri, Kasi Humas Ipda Herman serta operator program Beyund trust presisi Polresta Mamuju.

 

Kapolresta Mamuju Kombes pol Iskandar melalui Kabag Ren Akp Hocky Pamudji mengatakan bahwa dalam Mendukung Program Beyund trust Presisi seluruh penanggung jawab dan operator setiap program agar memperhatikan tugas pokok dan fungsinya serta pelaporannya.

 

Penguatan Posyandu Era Baru, Ketua TP PKK Sulbar Dorong Integrasi Enam Layanan Dasar

Lanjutnya, Dalam pelaksanaan Analisa dan Evaluasi kali ini rekap beyond trust Presisi, terkait pelaporan yg belum maksimal agar lebih ditingkatkan lagi dan juga diminta kepada admin akun Polsek jajaran aktif mengupload seluruh kegiatan di akun resmi sosial media yang telah dibuat.

 

“Kami berharap melalui program Beyund trust presisi ini, kita sebagai anggota Polri dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kepercayaan masyarakat kepada Polri semakin meningkat serta semakin dicintai oleh dan dipercaya masyarakat,” Ungkap Kabag Ren Akp Hocky Pamudji

 

Sumber: Humas Polresta Mamuju
Editor: Judistira

Angka Stunting Sulbar Turun dari 35% ke 26%, Sekda Junda: Validitas Data Tergantung Keaktifan Posyandu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *