Daerah Majene News Politik
Beranda » Berita » Ratusan Masyarakat Bonde Utara Hadiri Kampanye Terbatas Cagub SDK

Ratusan Masyarakat Bonde Utara Hadiri Kampanye Terbatas Cagub SDK

Spread the love

Majene, Potretrakyat.com; – Ratusan masyarakat desa Bonde Utara, Kecamatan Pamboang, menghadiri kampanye terbatas, calon gubernur provinsi Sulbar, nomor urut 3 Suhardi Duka (SDK), yang dilaksanakan di lapangan bola Desa Bonde Utara, Senin, 14/10/24.

 

Agenda tersebut, dihadiri langsung oleh Ketua Koalisi Sulbar Maju, Sukri Umar serta jajaran pengurus Parpol pengusung calon gubernur-wakil gubernur SDK-JSM.

 

Dalam orasi politiknya, SDK mengatakan dalam menjalankan perannya, pemerintah memiliki tugas utama pemerintah Pertama, memastikan masyarakat atau rakyatnya aman dan terlindungi dan mendapat perlindungan hukum.

Ketua DPRD Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan LKPj 2025 

 

“Hukum tidak boleh tajam kebawah, tumpul keatas. Hukum harus berlaku adil, tidak boleh hukum memihak.Jadi kita sebagai pemerintah harus menjamin rakyatnya aman dan rakyatnya dilindungi kalau ada yang teraniaya,” ucap SDK.

 

Tugas kedua, menurut mantan anggota DPR-RI itu, adalah menjaga serta meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Dengan poin utama adalah bagaimana menurunkan angka kemiskinan.

 

Bupati Arsal Siapkan Perbup, Perusahaan Sawit Wajib Berkontribusi Perbaikan Jalan

“Jangan yang miskin terus-terus menjadi Bayangkan neneknya miskin, bapaknya miskin, anaknya miskin, cucunya juga miskin. Yang kaya, kaya terus, menumpuk harta kekayaan yang begitu banyak, Terjadi ketidakadilan, olehnya pemerintah harus hadir, untuk menjamin kesejahteraan rakyatnya,” ungkapnya.

 

Selain itu, SDK juga mengungkapkan bahwa ada beberapa indikator kesejahteraan rakyat.Yang pertama, sumber pendapatan rakyat harus ada.

 

“Sepanjang ada yang bisa dikerja dan mau bekerja, maka pasti akan memiliki sumber pendapatan. Kalau ia petani, maka sektor pertanian harus kita (pemerintah) berikan dukungan. Kalau tidak ada jalan tani, kita buatkan jalan tani. Kalau bibit tidak ada, kita berikan bibit. Kasih dia pasar supaya hasil pertaniannya bisa dijual dengan baik dan lain sebagainya. Itu indikator yang pertama,” ujarnya.

Tanpa Sidak, Bupati Percaya Integritas ASN Kembali Berapi-api Pasca Lebaran

 

Indikator yang kedua, adalah rakyat harus sehat. Manusia tidak akan bisa berfikir, tidak bisa bekerja jika kondisi kesehatannya terganggu atau sakit.

 

“Jadi pemerintah, harus mampu menjamin kesehatan rakyatnya,” pungkasnya.

 

Lebih lanjut SDK menuturkan, indikator ketiga kesejahteraan yaitu anak-anaknya mendapat pendidikan yang layak. Jika pendidikan terfasilitasi mulai dari tenaga pengajar dan orang tua memberikan support, maka terjadilah pendidikan yang baik di suatu daerah.

 

“Kita semua orang tua ini, ingin anak-anak kita pintar. Anak-anak anak kita harus cerdas. Dan salah satu cara memutus angka kemiskinan adalah pendidikan,” tutupnya.

 

 

Sumber: Rilis

Editor: Judistira

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *