Mamuju, Potretrakyat.com; – Karena seringnya terjadi kebakaran akibat sambungan arus pendek listrik, pihak pemadam kebakaran Kabupaten Mamuju menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Kamis, (30/3/2023).
Kebakaran sebuah bangunan sering terjadi dengan alasan adanya sambungan pendek arus listrik, hal itu sering disebabkan oleh kelalaian manusia. Sebagai contoh kejadian kebakaran sebuah pondok pesantren Darul Quran Nahdlatul Wetan di Kelurahan dibangun Kecamatan kalukku, Kabupaten Mamuju yang diakibatkan sambungan pendek arus listrik.
Peristiwa itu menghanguskan empat (4) rumah pengasuh, tiga (3) asrama, satu (1) dapur umum dan dua (2) unit motor.
Selain itu juga, seorang pengasuh mengalami luka bakar karena terkena percikkan api saat berusaha menyelamatkan barang-barang dari dalam rumahnya yang terbakar.

Menghindari kejadian yang sama terulang kembali pihak pemadam kebakaran Kabupaten Mamuju menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas menggunakan peralatan listrik.
Kepala Bidang Damkar Mamuju, Randy noertadi mengatakan, sebelum keluar rumah masyarakat diminta mematikan seluruh peralatan listrik atau kompor yang tidak digunakan hal itu dimaksudkan untuk menghindari kebakaran yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Sebab hal sepele seperti itu sering menjadi penyebab kebakaran,” Katanya.
“Jika terjadi kebakaran masyarakat dihimbau untuk segera menghubungi posko pemadam kebakaran atau melalui lain telepon (0426) 21639 agar segera dilakukan pemadaman oleh pihak damkar,” Imbau Randy.
Diketahui, kejadian kebakaran Pondok Pesantren Darul Qur’an Nahdlatul Wetan terjadi pada pukul satu dini hari saat seluruh penghuni Pesantren sedang beristirahat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, Namun akibat kebakaran yang terjadi pihak pondok pesantren mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Sumber: Judistira
Editor: Redaksi


Komentar