Advertorial Daerah
Beranda » Berita » Usai Kejadian Berdarah di Lembahada, Ketua DPRD Mateng Himbau Kelompok Bertikai Tahan Diri

Usai Kejadian Berdarah di Lembahada, Ketua DPRD Mateng Himbau Kelompok Bertikai Tahan Diri

Spread the love

Mamuju Tengah (Mateng), Potretrakyat com; – Dua (2) kelompok warga terlibat perseteruan hingga berakhir konflik di Mamuju Tengah (Mateng). Kejadian itu diduga dipicu soal permasalahan lahan sawit di Dusun Padang Kalu, Desa Lembahada.

 

Demi kebaikan bersama warga diminta untuk menahan diri atas proses hukum yang sementara berjalan.

 

Ketua DPRD Mateng, Arsal Aras menghimbau, pihak-pihak yang bertikai bisa menahan tensi atas peristiwa yang terjadi. Perdamaian bagi semua pihak adalah hal yang mutlak dilakukan.

Pemilihan Pengurus Forum Anak Sulbar 2026–2028, Sekda Tekankan Peran Anak sebagai Subjek Pembangunan

 

“Karena itu, imbauan kepada pihak korban, kemudian kelompok yang lain bisa menahan diri, kita mengajak agar sama-sama menjaga kedamaian, ketertiban dan keamanan di daerah ini,” ungkapnya melalui WhatsApp. Minggu (15/1/2023).

 

Arsal Aras menjamin proses hukum berjalan akan menghasilkan keadilan. Sementara pihak legislatif, Pemerintah Kabupaten Mateng termasuk dari kepolisian ikut serta dalam proses pemakaman salah seorang warga yang menjadi korban dalam peristiwa itu.

 

Menuju Konektivitas Lebih Baik, Jembatan Perintis Garuda Tahap II Tunjukkan Progres Positif

Arsal Aras mengaku, pihaknya dan jajaran kepolisian mendampingi pihak keluarga korban, mulai autopsi pada pukul 00.00 WITA, hingga mengantar ke rumah duka Tobadak V kediaman korban.

 

“Tadi, kami juga dengan Kapolres Mateng ikut dalam proses pemakaman, juga di rumah korban kami sampaikan, bahwa proses hukum tetap berjalan, kemudian kami berharap tidak ada yang mengambil tindakan sendiri-sendiri,” sebutnya.

 

Arsal menuturkan, agar warga tidak mudah menerima informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan juga tidak menyebarkan informasi yang belum tentu dipastikan kebenarannya, nanti malah justru memperkeruh keadaan.

Gubernur Sulbar Dorong Event “Bulan Mamase” Masuk KEN, Soroti Potensi Budaya dan UMKM

 

“Kita mohon masyarakat jangan percaya informasi-informasi yang belum valid, kalau ada informasi yang memang diyakini kebenarannya disertai bukti-bukti yang kuat, kita minta bisa menyampaikan ke Polres Mateng, atau pun Polda Sulbar,” urainya.

 

 

 

 

 

Sumber: Rilis

 

Editor: Judistira

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *