Daerah Mamuju TNI/Polri
Beranda » Berita » Wakapolesta Mamuju Sebut Standar Pelayanan Publik Sesuai Budaya Lokal Adalah Hal yang Tak Bisa Diabaikan

Wakapolesta Mamuju Sebut Standar Pelayanan Publik Sesuai Budaya Lokal Adalah Hal yang Tak Bisa Diabaikan

Spread the love

Mamuju, Potretrakyat.com; – Wakapolresta Mamuju AKPB Arianto dipercaya menjadi salah satu narasumber dalam Forum Konsultasi Publik yang dibuka secara langsung Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, Selasa (24/10/2023).

Kegiatan tersebut mengangkat tema Strategi Penyusunan Standar Pelayanan Prima Yang Berbasis Kearifan Lokal Guna Terwujudnya Pelayanan Publik di Jajaran Polda Sulbar Prediktif, Responsibilitas, Transparan dan Keadilan.

Acara yang di gelar di Aula Marannu ini dihadiri Pejabat Utama Polda Sulbar, Wakapolre Polda jajaran, Perwakilan Pemprov Sulbar, Ombudsman, Para Kasat di Polres Jajaran Polda Sulbar dan media.

Mantan kapolres Mamasa ini mengatakan, Bicara soal pelayanan publik saat ini Polresta Mamuju terus melakukan upaya terobosan salah satunya lewat program merebut public trus yakni melalui peningkatan kualitas pelayanan berbasis kearifan lokal.

“Saat ini polri khususnya Polresta Mamuju terus berupaya merebut public trust agar tetap survive. Yang mana bicara standar pelayanan publik yang sesuai dengan budaya lokal adalah hal yang tidak bisa diabaikan,” Ujar Wakapolresta Mamuju AKBP Arianto.

Pemilihan Pengurus Forum Anak Sulbar 2026–2028, Sekda Tekankan Peran Anak sebagai Subjek Pembangunan

Wakapolresta menambahkan, Dimana sasaran RBP Terwujudnya pemerintah yang bersih dan bebas KKN dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat dan meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi.

“Langkah yang harus dilakukan saat ini yakni memahami kebutuhan masyarakat, kemudian meningkatkan kualitas layanan melalui pemberdayaan masyarakat,” Ujarnya.

Selain itu, Lanjutnya Mengurangi Diskriminasi dan Ketidaksetaraan, Pelestarian Warisan Budaya dan Mengintegrasikan Nilai-nilai Lokal dalam Pembangunan.

“Bangun hubungan yang Kuat dengan Masyarakat, sehingga strategi untuk menerapkan nilai-nilai lokal dalam layanan publik bisa terwujud,” Ucapnya.

Selain itu, tambahnya, Menerapkan nilai-nilai lokal dalam Layanan Publik memerlukan pendekatan yang hati-hati dan rinci. Action Plan Pelayanan Berbasis Kearifan Lokal POLRESTA MAMUJU Pengunaan Simbol Budaya Pengunaan Bahasa Lokal, Pelayanan di Perayaan Adat Kerja sama dengan Media Lokal.

Menuju Konektivitas Lebih Baik, Jembatan Perintis Garuda Tahap II Tunjukkan Progres Positif

 

 

Sumber: Humas Polresta Mamuju

Editor: Judistira

Gubernur Sulbar Dorong Event “Bulan Mamase” Masuk KEN, Soroti Potensi Budaya dan UMKM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *