Daerah Hukum dan Kriminal Mamuju Politik
Beranda » Berita » Terkait Video Viral Campur Tangan Perusahaan Dalam PSU, GM PT. MUL Buka Suara

Terkait Video Viral Campur Tangan Perusahaan Dalam PSU, GM PT. MUL Buka Suara

Spread the love

Mamuju, Potretrakyat.com; — Tanggapi pemberitaan soal video viral ‘campur tangan perusahaan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU)’ di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 Desa Kakulasan Kecamatan Tommo yang sebelumnya diberitakan oleh media ini, General Manager PT. Manakarra Unggul Lestari (PT. MUL), H. Dahlan sebut tidak ada pengarahan ataupun penekanan terhadap karyawan untuk memilh salah satu calon atau partai tertentu.

“Itu tidak benar, video viral itu waktu sekitar bulan awal Januari tahun 2024 dalam acara syukuran khusus staf PT. MUL dan itu bukan pengarahan apalagi penekanan, tapi hanya simulasi saja kepada staff yang saat itu hadir, ” Tegas Dahlan kepada media ini. Sabtu, (24/2/2024).

“Buktinya, saat pemilihan tanggal 14 lalu, partai yang dimaksud dalam video tidak banyak meraih suara, malah partai-partai lain lebih banyak calonnya meraih suara di TPS ini, ” Lanjut H. Dahlan.

Selanjutnya, General Manager PT. MUL itu mengungkapkan, tidak ada penekanan kepada karyawan apalagi sampai pemecatan, jika ada bisa dibuktikan.

Terkait pembuatan KTP (Kartu Tanda Penduduk) bagi rarusan pekerjanya, ia membenarkan hal itu namun Dahlan menampik jika hal itu dilakukan dengan maksud untuk kepentingan caleg tertentu.

Pemilihan Pengurus Forum Anak Sulbar 2026–2028, Sekda Tekankan Peran Anak sebagai Subjek Pembangunan

“Soal itu saya sudah di konfirmasi oleh pihak kepolisian dan saya tegaskan bahwa pembuatan KTP itu semata-mata untuk memudahkan karyawan agar bisa menyalurkan hak pilihnya sebagai warga negara dan juga untuk kemudahan BPJS Kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan. Itu sudah diurus sekitar juni 2023,” Ucapnya jelas.

Karena, kata Dahlan lebih lanjut, “Pembuatan KTP itu sudah berjalan cukup lama tetapi sebagian baru selesai menjelang pemilu dan sebagian lagi belum selesai karena cukup lama pengurusan di capil, soalnya banyak masyarakat juga yang mengurus KTP. Dan terkait hal itu diketahui oleh pihak KPU, karena pembuatan KTP itu sesuai juga arahan dari KPU sendiri agar karyawan yang berasal dari luar daerah difasilitasi untuk mendapatkan hak pilihnya, disisi lain juga demi kemudahan dalam pengurusan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, ” Lanjut Dahlan menhelaskan.

“Adapun jumlah KTP yang ada tidak sebanyak yang diberitakan, Karena di TPS 6 sendiri pemilih KTP hanya sedikit,” Tutup General Manager PT. MUL itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *