Mamuju, Potretrakyat.com; – Miris…! Dana Desa yang diperuntukkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, nyatanya disalahgunakan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini terjadi di Desa Sandapang, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju.
Diduga, infrastruktur jalan desa yang seharusnya dikerjakan dengan baik sehingga menghasilkan kualitas yang baik demi kesejahteraan masyarakat, nyatanya disalahgunakan oleh oknum pelaksana pekerjaan dan pemerintah Desa setempat dengan mengerjakannya tidak sesuai standar yang ada.
Ketua LP. KPK komcab. Mamuju, Eliasib dalam keterangan persnya mengatakan, Anggaran yang menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp. 286.282.000 dialokasikan untuk Rabat beton jalan Produksi antar desa tepatnya di Dusun Panasuan (jalan menuju pusat desa).
“Pengerjaannya diduga asal-asalan, karena dari informasi warga dan hasil penelusuran kami di lapangan, ternyata ada banyak kejanggalan dalam proyek ini, ” Katanya.
Kata dia, “Rabat beton itu hanya menggunakan pasir tanpa kerikil (sirtu_red;), bahkan ada bagian jalan yang hanya pasir bercampur lumpur”.
” Lebih parah lagi karena dalam proses pengerjaannya, pihak pelaksana tidak menempel atau memampang papan Informasi Proyeknya, ” Ungkap ketua LP. KPK Komcab. Mamuju kepada potretrakyat.com. sabtu, (16/3/2024).
Ia menyayangkan terhadap kejadian tersebut, sebab menurutnya, anggaran negara yang digelontorkan pemerintah demi mensejahterakan masyarakatnya, namun sungguh miris jika disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu dengan maksud untuk memperkaya diri sendiri.
“Dan masih ada juga upah pengangkut pasir untuk proyek tersebut yang belum dibayarkan, ” Ungkap Eliasib kesal.
Terkait temuan ini, Eliasib mengaku akan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindak lanjuti.
“Saat ini kami masih terus mengumpulkan bukti-bukti selain dari permasalahan proyek ini, karena ternyata banyak terjadi masalah didalam penyelenggaraan pemerintahan di desa Sandapang ini. Sebab anggaran Dana Desa yang bernilai fantastis itu apakah sudah tersalur dengan baik sesuai peruntukkannya ataukah disalahgunakan juga?. Itu kami dapatkan dari informasi dan pengakuan masyarakat serta hasil penelusuran kami di lapangan, ” Urainya.
Sumber: Judistira
Editor: Redaksi


Komentar