Advertorial Daerah Pemerintahan Polewali Mandar
Beranda » Berita » 12 Jamaah Haji Lansia Kabupaten Polman dalam Kondisi Sehat Siap Wukuf di Arafah

12 Jamaah Haji Lansia Kabupaten Polman dalam Kondisi Sehat Siap Wukuf di Arafah

Spread the love

Polewali Mandar, Potretrakyat.com; – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melaporkan 12 orang jemaah haji kategori Lanjut usia (Lansia) yang sedang menjalani ibadah dalam kondisi sehat, Senin (10/6/2024).

Jemaah lansia ini sudah berada di Makkah, persiapan pemberangkatan ke Arafah untuk ibadah Wukuf.

Setiap jemaah haji lansia didampingi masing-masing satu orang pihak keluarga, dan tim kesehatan.

Data Kemenag Polman awalnya JCH kategori lansia sebanyak 13 orang, satu orang telah meninggal dunia.

Lansia bernama Kaco P Bin Maharani (87) asal Desa Karama, Tinambung, meniggal dunia pada Sabtu (8/6/2024) lalu.

HUT ke-23 Pasangkayu, Suhardi Duka Tekankan Optimisme di Tengah Tantangan Global

Pelaksana harian (Plh) Kasi Haji Kemenag Polman, Abdul Haris Nawawi mengatakan kondisi suhu panas ekstrim di Makkah sedang terjadi.

“Kondisi panas di sana laporan terakhir 49 derajat celsius, cuaca panas cukup ekstrem,” terang Abdul Haris Nawawi kepada wartawan.

Dia menjelaskan para jemaah lansia diintruksikan untuk banyak istirahat setelah menjalani ibadah.

Tidak dianjurkan untuk pergi jalan-jalan sekedar melihat suasana kota seperti jemaah lainnya.

Abdul Waris mengimbau pihak keluarga jemaah di rumah masing-masing tidak perlu khawatir.

Satpol PP Sulbar Tertibkan Pedagang Musiman dan Parkir di Kawasan Arteri hingga Pantai Manakarra Mamuju

“Alhamdulillah tidak ada yang sakit, semua jemaah haji lansia dapat pendamping, tim medis juga rajin mengontrol,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang CJH asal Desa Karama, Kecamatan Tinambung Kabupaten Polman bernama Kaco P Bin Maharani (87) dilaporkan meniggal dunia di tanah suci pada Sabtu (8/6/2024).

Lansia ini tergabung dalam regu lima, rombongan dua, kloter 24 Embarkasi Hasanuddin Makassar.

Menghembuskan nafas terakhir pada pukul 07.12 waktu Arab Saudi, almarhum meninggal dunia karena sakit.

Petugas kesehatan haji gabungan kloter 24 dr Emy Purnama Natsir menyebut kondisi kesehatan lansia menurun sejak Jumat (7/6/2024) kemarin.

Festival Jiwa Wastra Dibuka, Pemprov Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Tenun

Ia sempat mendapat pertolongan pertama di hotel tempat para calon jemaah haji menginap.

“Kami tensi, hanya saja tensi sulit terukur, nadi lemah, kemudian kami pasang infus dan cek gula darah,” terang dr Emy kepada wartawan saat dimintai konfirmasi.

Dia melanjutkan pertolongan dalam kamar hotel, dilakukan penanganan memasang oksigen.

Lantaran lansia ini mengalami henti jantung atau hilangnya fungsi jantung, napas, dan kesadaran secara tiba-tiba dan tak terduga.

Kemudian dilakukan CPR dua siklus epinefrin satu ampul, atau upaya pertolongan pertama ketika pasien alami henti jantung.

“Sekaligus persiapan untuk merujuk lansia ke rumah sakit daerah setempat di RS Arab Saudi,” lanjutanya.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *