Pasangkayu, potretrakyat.com— Ada yang berbeda dalam rapat awal penguatan Desa Tangguh Bencana di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Minggu (8/12/2025) malam
Malam itu, Kalaksa BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, bersama jajarannya tiba-tiba turun langsung ke desa dan menggelar pertemuan bersama pemerintah desa serta komunitas penguatan kebencanaan.
Pertemuan yang berlangsung hingga malam hari tersebut digelar tanpa banyak publikasi. Warga hanya melihat beberapa kali kendaraan keluar masuk area lokasi kegiatan di desa, namun tidak mengetahui detail pembahasannya.
Rapat ini menjadi “gerbang pertama” sebelum rangkaian kegiatan Desa Tangguh Bencana yang akan digelar pekan depan. Dimana pada momen itu akan menghadirkan seorang mahasiswa S3 dari Australia dengan disiplin ilmu kebencanaan, yang kabarnya akan memberikan pemaparan khusus kepada masyarakat Pangiang.
Arham menjelaskan, pada kegiatan nanti masyarakat akan mendapatkan pengetahuan kebencaan serta simulasi kebencaan, agar warga bisa terhindar dari ancaman bencana alam yang tidak bisa diperkirakan akan terjadi.

Yang jelas, seluruh stakeholder terkait disebut akan dilibatkan dalam kegiatan pekan depan. Kolaborasi besar-besaran itu diperkirakan akan menjadi momentum penting bagi masa depan Pangiang. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai apa yang sebenarnya ditemukan atau dipetakan oleh para pakar kebencanaan tersebut.


Komentar