News
Beranda » Berita » Pemkab Mateng Ajak Orang Kaya Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting Demi Target Zero Stunting

Pemkab Mateng Ajak Orang Kaya Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting Demi Target Zero Stunting

Spread the love

POTRETRAKYAT.COM, MAMUJU TENGAH – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengajak seluruh masyarakat, khususnya kalangan mampu seperti pengusaha, untuk turut serta menjadi orang tua asuh dalam program Gerakan Melawan Stunting (Genting).

 

Targetnya, angka stunting di wilayah ini bisa ditekan hingga mencapai zero stunting atau tidak ada lagi kasus stunting.

 

Ajakan ini disampaikan oleh Asisten 3 Pemkab Mamuju Tengah, Heranto, saat menghadiri rapat penguatan gerakan orang tua asuh cegah stunting yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB).

Buka Jambore Cabang II, Arsal Aras : Jambore Bukan Sekedar Kemah, Tapi Cetak Karakter Generasi

 

Rapat berlangsung di Kafe Kilometer Satu (KMS), Jalan Trans Sulawesi, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Senin (6/4/2026).

 

Heranto menyebut program Genting sebagai program luar biasa dalam upaya memerangi stunting.

 

Efisiensi Bukan Alasan, 368 PPPK Kesehatan Mateng Dikontrak Sampai 2028

Ia mendorong partisipasi aktif dari masyarakat yang memiliki kelebihan harta untuk menjadi orang tua asuh.

 

“Bahkan kalau bisa, zero stunting di Mamuju Tengah,” ujar Heranto.

 

Menurut Heranto, peran sebagai orang tua asuh tidak terbatas pada Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga terbuka lebar bagi pengusaha dan masyarakat mampu lainnya.

BPBD Mateng Juarai Lomba Renkon HKBN 2026, Kalahkan BPBD se-Sulbar di Polman

 

Mereka diminta untuk menyisihkan sebagian hartanya guna mendukung penanganan stunting.

 

“Harapan kami, semua lapisan masyarakat yang memiliki harta lebih bisa saling bahu-membahu mengatasi stunting hingga bisa zero stunting atau tidak ada lagi stunting di Mamuju Tengah,” ungkapnya.

 

Dengan ajakan ini, Pemkab Mamuju Tengah berharap kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

 

Khususnya para calon orang tua asuh dari kalangan mampu, dapat menekan angka stunting secara maksimal. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *