Daerah Kesehatan Mamuju Tengah News Pemerintahan
Beranda » Berita » Pemkab Mateng Dukung Karantina Mamuju Beri Pelayanan Sertifikasi di Wilker Budong- Budong

Pemkab Mateng Dukung Karantina Mamuju Beri Pelayanan Sertifikasi di Wilker Budong- Budong

Spread the love

Mamuju Tengah (Mateng), Potretrakyat.com; – Karantina Pertanian Mamuju menggelar Sosialisasi Perkarantinaan Pertanian dan Operasional Wilker Budong-Budong dalam rangka memperkenalkan tugas dan fungsi Karantina Pertanian di hadapan masyarakat terutama masyarakat sekitar Budong-Budong. Jumat, (17/3/2023).

“Karantina Pertanian merupakan bagian dari pertahanan negara untuk mencegah hama penyakit hewan dan tumbuhan di Republik Indonesia terutama Mamuju Tengah, karena jika hama penyakit sudah masuk maka dapat mengancam komoditas sawit yang merupakan komoditas unggulan Mamuju Tengah,” ujar Junaidi selaku Kepala Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan Badan Karantina Pertanian.

Junaidi berharap kepada peternak agar dapat bekerja sama dengan pemerintah agar tidak ada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dapat menyerang ribuan ekor sapi di Mamuju Tengah dan merugikan peternak.

“Oleh sebab itu, jangan membawa sapi diam-diam dari luar lalu masuk ke Mamuju Tengah, laporkan kepada pejabat karantina dan dinas yang membidangi fungsi peternakan,” pesan Junaidi.

Hal senada disampaikan Agus Karyono selaku Kepala Karantina Pertanian Mamuju bahwa Karantina akan memberikan pelayanan sertifikasi untuk masyarakat Mamuju Tengah tepatnya di Pelabuhan Budong-Budong dan Karondang.

Penguatan Wawasan Kebangsaan, Polri–Masyarakat Bersinergi di Sulawesi Barat

“Terdapat banyak komoditas asal Mamuju Tengah. Berdasarkan data yang kami miliki, Pada tahun 2022, sekitar 1200 ton pisang yang dikirim ke Balikpapan dan Samarinda. Pisang Mamuju Tengah sangat digemari disana sehingga perlu kita kelola dengan baik,” ujar Agus saat memberikan sambutan.

Agus menambahkan bahwa komoditas lainnya yaitu kelapa sekitar 1009 ton dan jagung sebanyak 7800 ton. Tentunya komoditas pertanian ini dapat memberikan manfaat dan menambah perekonomian Kabupaten Mamuju Tengah.

“Kehadiran karantina adalah untuk menjamin komoditas yang dikirim dalam kondisi sehat dan tidak membawa penyakit, sehingga penyakit tersebut dapat menular ke Pulau sebelah dan mengancam Sumber Daya Alam jika tidak kita jaga. Oleh karena itu kami membutuhkan dari dukungan para stakeholder,” harap Agus.

Bambang Suparni selaku Asisten III Pemkab Mamuju Tengah memberikan dukungan terhadap operasional perkarantinaan di Kecamatan Budong-Budong dan meminta agar masyarakat lapor karantina ketika melalulintaskan komoditas pertaniannya.

“Mamuju Tengah memiliki komoditas pertanian yang melimpah sehingga Karantina hadir untuk menjaga keberlangsungannya dan ikut membangun perekonomian Mamuju Tengah di Sektor Pertanian,” ujar Bambang Suparni saat membuka kegiatan.

Lewat Rakor, Pemkab Pasangkayu Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-23 

 

 

Sumber: Humas Pemkab Mamuju Tengah (Mateng)

Editor: Judistira

Capaian Polres Mamuju Tengah Ungkap Puluhan Kasus Narkoba, Belasan Tersangka Diamankan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *