MAMUJU TENGAH – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Pemkab Mateng) menyiapkan strategi unik untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran serta menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat, Pemkab Mateng justru menghadirkan pendekatan berbeda dengan memberikan insentif berupa hadiah bagi masyarakat yang rutin dan taat membayar pajak.
Program inovatif ini akan menyediakan berbagai hadiah menarik seperti sepeda motor, emas, hingga iPhone bagi wajib pajak yang disiplin memenuhi kewajibannya. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan PAD 2026 sekaligus upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Menurut Imansyah, kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam membayar pajak daerah. Dengan adanya hadiah pajak, pemerintah ingin membangun motivasi positif agar warga semakin patuh terhadap kewajiban perpajakan.
“Strategi ini bukan hanya untuk meningkatkan PAD, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui pembayaran pajak,” ujar Imansyah.
Pemkab Mateng optimistis, melalui pendekatan kreatif ini, penerimaan pajak daerah dapat meningkat signifikan pada tahun 2026. Program hadiah pajak tersebut juga dinilai mampu menciptakan budaya taat pajak di tengah masyarakat.
Dengan kondisi fiskal yang menantang akibat keterbatasan anggaran, strategi insentif ini menjadi terobosan baru di wilayah Sulawesi Barat dalam mengelola potensi pendapatan daerah.
Pemkab Mamuju Tengah berharap program ini dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di tahun mendatang.


Komentar