Mamuju, Potretrakyat.com; – Jalanan lintas provinsi yang menghubungkan Mamuju dengan Tana Toraja alami rusak parah sejak 10 tahun lalu, dikeluhkan oleh masyarakat. Pasalnya Akibat kerusakan itu jalanan menjadi berlumpur dan licin sehingga aktivitas warga menjadi terganggu, karena sangat sulit untuk dilalui kendaraan, baik motor ataupun mobil.
Selain menjadi jalur alternatif ke Tana Toraja, jalanan sepanjang 5 Km itu juga menghubungkan Lima desa yang ada di kecamatan Kalumpang. Kelima desa yang terdampak Akibat kerusakan jalanan tersebut adalah Desa Kondobulo, Desa Karataun, Desa Siraun, Desa Lasa dan Desa Salumakki.
Warga setempat Yadoda mengungkapkan, akibat kerusakan jalan yang sudah sangat parah itu, sering terjadi kecelakaan motor dan mobil karena jalanan yang rusak, licin dan mendaki.
“Inilah yang menjadi keluhan masyarakat dan sering diserukan oleh para aktivis mahasiswa selama ini kepada pihak pemerintah daerah. Tapi tidak diketahui, kenapa hingga sekarang jalanannya tidak pernah diperbaiki,” Katanya.
Padahal, kata dia ” Di Kalumpang ini termasuk wilayah dengan jumlah penduduk yang banyak yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah.
Ia berharap keluhan Atas Derita masyarakat dari Kelima Desa ini diperhatikan serius oleh pemerintah daerah sehingga mereka bisa merasakan akses jalanan yang layak.

“Harapannya, ya.. Diperhatikanlah daerah ini. Kami juga ini penduduk Mamuju, Sulawesi barat, ” Keluh Yadoda kepada media ini. Selasa, (11/6/2024).
Dari pantauan di lokasi jalanan rusak yang dimaksud, terlihat Sejumlah warga gotong- royong mengangkut batu dari sungai menggunakan dump truck yang disewa dengan uang hasil patungan para warga untuk menimbun jalanan yang berlumpur agar bisa dilalui kendaraan. Saat melakukan penimbunan jalan, nampak sebuah mobil bermuatan penumpang dan barang mengalami kecelakaan karena tergelincir dari salah satu tanjakan yang licin di daerah tersebut.
Sumber: Man
Editor: Judistira


Komentar