Mamuju Tengah
Beranda » Berita » Satgas Elnino BPBD Mateng Kerja Maksimal, Layanan Air Hingga Tengah Malam

Satgas Elnino BPBD Mateng Kerja Maksimal, Layanan Air Hingga Tengah Malam

Spread the love

MATENG, potretrakyat.com – Semangat kemanusiaan tidak mengenal lelah. Hingga Jumat (7/8/2026) tengah malam, personel Satuan Tugas (Satgas) Elnino di bawah komando BPBD Mamuju Tengah (Mateng) masih solid bertahan di lapangan.

Mereka terus memutar mesin dan mengisi bak-bak truk tangki untuk memastikan warga terdampak kemarau mendapatkan akses air bersih, meski waktu sudah menunjukkan larut malam.

“Kami operasikan sistem bergilir setiap harinya. Selama masih ada warga yang antre atau laporan masuk, kami gerak untuk distribusi air sampai kebutuhan dasar terpenuhi,” ujar Sekretaris BPBD Mateng, Ifrad Karman, saat ditemui di Posko Benteng Tobadak, Jumat (7/8/2026) tagah malam.

Dalam laporan operasional yang dirilis Satgas, sebanyak 7 unit armada tangki air dikerahkan untuk menjangkau titik-titik krisis kekeringan. Dengan sistem jemput bola, rata-rata volume air yang berhasil disalurkan ke pemukiman mencapai 46.050 liter per hari.

Angka ini merupakan hasil akumulasi perjalanan panjang armada yang melayani permintaan dari 20 desa di 5 kecamatan se Kabupaten Mamuju Tengah.

Arsal Aras Ukir Sejarah, Jadi Tokoh Pertama Mamuju Tengah Raih Lencana Melati Kwarnas

Sekretaris BPBD Mateng, sekaligus Koordinator Lapangan, Ifrad Karman, menyatakan tujuh armada kolaborasi dikerahkan, terdiri dari Trailer BPBD, Granmax BPBD, Granmax BAZNAS, Granmax PMI, Granmax PMII, Double cabin POLRES, dan Tangki PMI. Rata-rata air tersalur mencapai 46.050 liter per hari.

Namun, tugas Satgas Elnino kali ini tidak hanya berurusan dengan air. Dampak kemarau panjang juga memicu bencana kebakaran. Berdasarkan catatan tim reaksi cepat (TRC) yang berada di garis depan, sepanjang periode 1 hingga 7 Agustus 2026, Satgas telah menangani 6 titik kebakaran dengan rincian:

2 unit rumah tinggal yang berhasil diselamatkan sebagian strukturnya,1 unit kendaraan roda empat yang terbakar dan Kebakaran lahan di tiga lokasi berbeda yang berhasil dilokalisir agar api tidak merambat ke permukiman.

“Kebakaran lahan paling sulit karena sulitnya armada ke lokasi kejadian, tapi tim berhasil memadamkan di empat titik berbeda berkat koordinasi cepat dengan masyarakat dan TNI/Polri,” tegas Ifrad.

Di tengah padatnya agenda pengisian tangki dan pemadaman, Satgas juga menyisipkan imbauan langsung kepada masyarakat yang ditemui di lapangan. Masyarakat diingatkan untuk tidak membakar sampah sembarangan dan menghemat penggunaan air bersih untuk keperluan pokok.

Tak Lagi Manual, 33 Desa di Mamuju Tengah Mulai Digitalisasi Data Rumah Tak Layak Huni

Bagi warga yang masih membutuhkan droping air atau melaporkan titik api, Satgas membuka saluran komunikasi cepat melalui media sosial resmi BPBD serta layanan chatbot “SINKAMA” yang dapat diakses 24 jam. Posko Satgas Elnino di Benteng Tobadak juga siaga menerima laporan langsung.

Kontak & Pengaduan Masyarakat:

Ifrad Karman (Sekretaris BPBD/Koordinator Lapangan Satgas Elnino). (jml)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *