News
Beranda » Berita » Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, Bank BPD Sulselbar Pasok Tandon Air ke BPBD Mamuju Tengah

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, Bank BPD Sulselbar Pasok Tandon Air ke BPBD Mamuju Tengah

Spread the love

POTRETRAKYAT.COM, MAMUJU TENGAH – Memasuki ancaman musim kemarau serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah mendapat suntikan dukungan sarana pendistribusian air bersih. Bank BPD Sulselbar Cabang Mamuju Tengah menyerahkan bantuan tandon air melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) pada Jumat siang, 25 September 2026.

Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Kantor Bank BPD Sulselbar, Desa Topoyo, sekitar pukul 11.00 WITA. Bantuan berupa dua unit tandon air baru berkapasitas masing-masing 1.200 liter dan 2.200 liter tersebut diterima langsung oleh Sekretaris BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, Ifrad, yang hadir mewakili Kepala Pelaksana BPBD.

Langkah ini diambil guna memperkuat daya jangkau armada pendistribusian air bersih bagi warga terdampak kekeringan di kawasan Mamuju Tengah. Selama ini, keterbatasan sarana penampungan menjadi salah satu kendala teknis dalam operasi penanganan krisis air di wilayah pelosok.

“Dukungan CSR bukan sekadar bantuan, tetapi bagian dari kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi dampak kekeringan serta ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar perwakilan pimpinan Bank BPD Sulselbar di sela-sela penyerahan.

Sekretaris BPBD Mamuju Tengah, Ifrad, mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam skema penanggulangan bencana daerah. Menurut dia, pasokan dua tandon berkapasitas total 3.400 liter tersebut akan langsung difungsikan untuk menopang mobilitas armada logistik air bersih BPBD.

Apresiasi Program Beasiswa, Bupati Arsal Aras Dorong Pendidikan Sulbar Terus Diperluas

“Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan. Sarana tambahan ini memperluas kapasitas operasional tim di lapangan, terutama saat pendistribusian air ke pemukiman yang mulai mengalami penurunan pasokan air bersih,” tutur Ifrad.

Kerja sama antara perbankan daerah dan pemkab ini diharapkan memicu keterlibatan sektor swasta lain di Mamuju Tengah untuk turut berkontribusi dalam kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *