News
Beranda » Berita » Bupati Mamuju Tengah Jagokan Francis dan Korsel di Piala Dunia, Ini Alasannya!

Bupati Mamuju Tengah Jagokan Francis dan Korsel di Piala Dunia, Ini Alasannya!

Spread the love

MATENG, potretrakyat.com ,– Atmosfer Piala Dunia mulai menyelimuti Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Menariknya, euforia ajang sepak bola terbesar di dunia ini tidak hanya menjangkiti kalangan muda, tetapi juga melanda jajaran pejabat daerah.

 

Salah satunya adalah Bupati Mateng, Dr. Arsal Aras. Ia secara terbuka mengungkapkan dua tim nasional favorit yang akan didukungnya selama turnamen berlangsung.

 

Hal itu diungkapkan Arsal kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Stasiun Transmisi Penyiaran TVRI, dalam rangka meninjau kesiapan penyiaran Piala Dunia yang akan segera bergulir.

Program Sulbar Digital, Internet Gratis Akhiri Tradisi Warga Desa Losso Berburu Sinyal ke Gunung

 

Tanpa ragu, Arsal mengaku menjagokan dua tim nasional tangguh dari dua benua berbeda, yakni Korea Selatan dari Asia dan Prancis dari Eropa.

 

“Boleh dua kan yang dijagokan? Jagoan saya satu dari Asia, yaitu Korea Selatan, dan dari Eropa, Prancis,” ujar Arsal sembari tersenyum, Rabu (3/6/2026).

 

Ratusan Massa Mahasiswa dan Petani Sawit Desak JM PT MUL Mundur dari Jabatan

Arsal menjelaskan, keputusannya mendukung Korea Selatan didasari oleh semangat solidaritas sesama negara penemu benua.

 

Sebagai sesama representasi Asia seperti Indonesia, ia menilai negara-negara Asia patut saling memberikan dukungan di panggung dunia.

 

“Korea kan dari Asia, Indonesia juga Asia. Jadi bisa dibilang mewakili kita juga, makanya harus kita dukung,” tuturnya.

Dukung Konektivitas Wilayah, Pembangunan Jembatan Gantung di Mamuju Capai 20 Persen

 

Sementara untuk raksasa Eropa, Prancis, Arsal belum membeberkan alasan khususnya. Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan dan dukungan terhadap tim favorit adalah bagian dari keseruan menikmati pesta sepak bola yang dinantikan masyarakat global.

 

Di sisi lain, demam Piala Dunia di Mateng sudah sangat terasa di tingkat tapak. Dalam beberapa pekan terakhir, kelompok pemuda di berbagai desa mulai sibuk berburu proyektor dan perlengkapan nonton bareng (nobar).

 

Warung kopi, kafe, hingga ruang publik diprediksi akan menjadi titik kumpul utama warga untuk menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga.

 

Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan silaturahmi warga Mamuju Tengah.(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *