Advertorial Daerah Mamuju News Pemerintahan
Beranda » Berita » Cegah Kenaikan Harga di Atas HET, Tim Gabungan ESDM Sulbar Lakukan Inspeksi Mendadak ke Pangkalan LPG

Cegah Kenaikan Harga di Atas HET, Tim Gabungan ESDM Sulbar Lakukan Inspeksi Mendadak ke Pangkalan LPG

Spread the love

Mamuju, Potretrakyat.com; –Tim Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Perdagangan Kab Mamuju dan Biro Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Provinsi Sulawesi Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG 3 kg di wilayah Mamuju dan sekitarnya.

 

Sidak pada Jumat 13 Februari 2026 ini bertujuan mencegah kelangkaan, penimbunan, serta penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) menjelang perayaan Imlek dan bulan Ramadan 2026.

 

Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, memerintahkan Bidang Energi selaku bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk ikut melakukan sidak sejalan dengan implementasi Pancadaya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam menjaga stabilitas energi untuk penanganan kemiskinan, memastikan subsidi LPG tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu.

Sambut Piala Dunia, Pemprov Sulbar Gencarkan Sosialisasi Penuhi Harapan Publik

 

KepalaBidang Energi, Andi Rahmat, menekankan urgensi kegiatan ini karena seperti tahun-tahun sebelumnya permintaan LPG 3 kg meningkat signifikan saat hari besar keagamaan, berpotensi memicu kelangkaan jika tidak diantisipasi dini.

 

Timmemeriksa stok, distribusi, administrasi penyaluran, dan harga jual tetap Rp18.500 per tabung di pangkalan resmi, dan diimbau mematuhi aturan agar subsidi tepat sasaran.

 

Komisi II DPRD Sulbar Rapat Evaluasi Realisasi PAD dan Pelaksanaan Program APBD 2026 dengan OPD Mitra Kerja

Sidak ini juga merupakan tindaklanjut sejauh mana PT Pertamina Patra Niaga menidaklanjuti surat  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, yang menyampaikan permohonan resmi penambahan pasokan LPG 3 kg ke Pertamina Makassar. Permohonan ini merespons proyeksi lonjakan kebutuhan hingga 20-30% jelang Imlek dan Ramadan, dengan data distribusi agen lokal sebagai dasar. Pertamina diharapkan merespons cepat untuk antisipasi kekurangan.

 

Sidak menunjukkan bahwa pada beberapa pangkalan, LPG 3 kg telah ada peningkatan pasokan secara signifikan dibandingkan kondisi biasanya seperti yang dialokasikan Pertamina di Sulbar sebelumnya. Stok saat ini aman dan distribusi lancar tanpa antrean panjang, tidak ditemukan penimbunan atau kenaikan harga ilegal di atas Rp18.500. Pengawasan akan terus diperketat hingga Lebaran.

 

Masyarakat diminta beli LPG subsidi di pangkalan resmi dengan KTP atau bukti bantuan. Pelanggaran akan ditindak tegas sesuai regulasi. (Rls)

Rapat dengan PT SMI, Pemprov Sulbar Matangkan Pinjaman Daerah Rp200 Miliar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *