Mamuju, Potretrakyat.com; – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNPP) Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan pihak pengusaha perusahaan otobus (PO) dan pengelola Terminal Simbuang Mamuju. Hal itu juga dirangkaikan dengan peluncuran video edukasi anti narkoba pada moda angkutan darat bus AKDP dan AKAP.
Kepala BNNP Sulbar, Brigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto mengatakan penandatanganan nota kesepahaman itu merupakan salah bagian tugas pokok BNN bekerjasama seluas-luasnya dengan seluruh potensi masyarakat yang ada termasuk stakeholder.
“Kenapa PO Bus itu menjadi bagian yang harus saya ajak kerjasama, karena hilir mudiknya penumpang di bus itu. Kita berharap mereka semua membantu program antisipasi penyalahgunaan narkotika melalui awak bus yang ada,” kata Gurus di Mamuju. Selasa, (16/05/2023).
Guruh manambahkan, angkutan darat seperti bus dapat menjadi sarana penyebaran narkoba seperti, dia mencontohkan seperti hal yang terjadi di sebagian besar daerah Sumatera. Dia ingin mencegah hal serupa terjadi di Sulbar.

“Kita berharap melalui kerjasama ini, bisa saling membantu, bersinergi untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika di Sulbar,” ujar Guruh.
Guruh menegaskan, perang terhadap narkoba harus terus digelorakan, karena itu dia mengajak semua pihak untuk bekerjasama. Apa lagi, menurutnya Sulbar merupakan daerah yang cukup rawan dalam peredaran barang haram itu.
“Walaupun daerah Sulbar ini cukup kecil penggemarnya cukup lumayan rupanya. Karena saya lihat di Rutan Polman, Majene, Mamuju 60 persen itu tersangka narkoba semua. Begitu juga di Polda, Polres dan BNN,” tegas Guruh.
Sedangkan, Kabag Umum BNNP Sulbar Ilham Fachri menjelaskan, penandatangan nota kesepahaman ini diharapkan pihak terminal dan PO Bus bisa berpartisipasi langsung untuk mensosialisasikan bahaya narkoba. Tujuannya agar sosialisasi bahaya narkoba bisa masif ke masyarakat.
“Jadi kita buatkan kontennya, mereka tinggal memasang di busnya, atau pun di terminal. Pihak terminal kita juga ajak kerjasama karena memiliki otoritas untuk mengintervensi mereka. Kita terapkan pemutaran video itu hanya 3 menit sebelum pemberangkatan,” jelas Ilham.
Koordinator Satuan Pelayanan (Korsappel) Terminal Simbuang Mamuju, Asman sangat mengapresiasi kerjasama yang diinisiasi olah BNNP Sulbar. Menurutnya, kerjasama ini akan berdampak besar terhadap pencegahan peredaran narkotika.
“Karena dampak dari kerjasama ini, kita akan mencegah penyalahgunaan narkoba demi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, kita juga tau dampak dari narkoba itu sangat buruk bagi kesehatan terutama bagi generasi penerus kita nanti,” tutup Asman.
Sumber: Humas KemenkumHAM Sulbar
Editor: Judistira


Komentar