News
Beranda » Berita » Dari Data yang Akurat Lahir Kebijakan Tepat : Mateng di Forum Satu Data 2026

Dari Data yang Akurat Lahir Kebijakan Tepat : Mateng di Forum Satu Data 2026

Spread the love

Mateng, potretrakyat.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah (Mateng) menggelar Forum Satu Data Indonesia (SDI) tingkat kabupaten tahun 2026.

 

Kegiatan SDI berlangsung di Aula Kantor Bupati dibuka langsung Wakil Buati (Wabup) Mateng ,Askary. Selasa, (21/4/2026).

 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Buka Jambore Cabang II, Arsal Aras : Jambore Bukan Sekedar Kemah, Tapi Cetak Karakter Generasi

 

Wabup Askary menekankan pentingnya validasi dan integrasi data antar perangkat daerah sebagai dasar utama dalam perencanaan pembangunan.

 

Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini masih ditemukan ketidaksesuaian data antar instansi yang berpotensi menghambat efektivitas kebijakan pemerintah daerah.

 

Efisiensi Bukan Alasan, 368 PPPK Kesehatan Mateng Dikontrak Sampai 2028

“Data yang valid memiliki peran penting dalam seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan program, hingga evaluasi kebijakan,” kata Askary

 

” Dengan dukungan data yang tepat, pemerintah dapat memastikan program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Lebih lanjut Askari mengatakan jika Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah juga mengapresiasi peran perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan forum ini. Dimana melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan implementasi Satu Data Indonesia di daerah dapat berjalan optimal serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola pemerintahan.

BPBD Mateng Juarai Lomba Renkon HKBN 2026, Kalahkan BPBD se-Sulbar di Polman

 

“Forum Satu Data Indonesia ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan satu data yang berkualitas demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tutupnya.

 

Diketahui dalam pelaksanaannya, forum ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta stakeholder terkait guna mendorong sinergi dalam penyediaan data sektoral. Data yang dihasilkan diharapkan tidak hanya akurat, tetapi juga mutakhir dan terintegrasi sehingga dapat menjadi rujukan bersama dalam pengambilan keputusan. (Rilis Pemkab Mateng)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *