Mamasa, Potretrakyat.com; – Proyek pembangunan Screen House modern di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, yang menelan anggaran ratusan juta rupiah, kini terancam terbengkalai. Proyek yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus Daerah (DAK) dari Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, seharusnya rampung pada 15 November 2024. Namun, hingga 17 Desember 2024, pekerjaan tersebut belum juga selesai.
Ketua Komisi Cabang Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), Eliasib A.Md.Kep, yang melakukan inspeksi langsung ke lokasi proyek, menemukan sejumlah kejanggalan yang memprihatinkan. Salah satu temuan utama adalah tidak adanya papan proyek yang terpasang, serta beberapa bagian rangka bangunan yang belum dipasang dengan baik.
Eliasib mengatakan, pihaknya akan segera mengonfirmasi masalah ini kepada pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. Dalam upaya memperoleh klarifikasi, Eliasib menghubungi kontraktor atas nama Rio melalui percakapan aplikasi Whatsapp. Namun, bukannya mengakui kesalahan yang ada, dia malah menentang dengan mengatakan siap dilaporkan ke pihak penegak hukum.
Ia juga berdalih bahwa ketua kelompok selaku pekerja proyek, bahwa papan proyek sempat dipasang, namun kemudian dicopot oleh ketua kelompok yang menangani pekerjaan tersebut.
Dalam kesempatan lain, Saat LP. KPK melakukan upaya konfirmasi ke pelaksana proyek atas nama Sudiarno Allowali, ia mengakui bahwa papan Proyek Pembangunan Screen House Modern itu pernah terpasang, namun hilang dengan alasan terbawa angin.

“Mungkin angin meniupnya hingga jatuh,” ujar Sudiarno.
Pernyataan tersebut semakin menambah keraguan masyarakat terkait keseriusan dan profesionalisme dalam pelaksanaan proyek ini.
Eliasib A.Md.Kep juga menyoroti lemahnya pengawasan dari Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa. Menurutnya, tidak hanya kontraktor yang patut disalahkan, tetapi juga pihak dinas yang tidak maksimal dalam memastikan proyek selesai sesuai tenggat waktu.
“Ini menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Pertanian. Seharusnya mereka lebih proaktif memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana, bukan hanya mengandalkan kontraktor. Kami menduga ada ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek ini, baik dari segi waktu maupun penggunaan anggaran,” tegas Eliasib.
Dengan terbengkalainya proyek ini, masyarakat berharap agar pihak yang berwenang segera turun tangan dan memastikan pembangunan Screen House Modern di Desa Osango dapat diselesaikan sesuai dengan harapan.
Sumber: Dhan
Editor: Judistira


Komentar