Daerah Mamuju News Peristiwa
Beranda » Berita » Gandeng KI dan Diskominfoss, BPJSkes Gelar Media Workshop

Gandeng KI dan Diskominfoss, BPJSkes Gelar Media Workshop

Spread the love

hMamuju, Potretrakyat.com; — Pererat kemitraan serta meningkatkan kolaborasi dengan insan pers terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Mamuju gelar kegiatan Media Workshop. Kamis, (18/6/2026).

 

Dengan mengusung tema “Bersama Media Wujudkan Jaminan Kesehatan Berkualitas, Dengan Gotong Royong Sehat Bersama”, kegiatan ini berlangsung di Maleo Waterpark, Hotel Maleo Mamuju.

 

Selain menjadi wadah silaturahmi, workshop ini berfokus pada optimalisasi pengelolaan keterbukaan informasi publik serta penyebaran informasi positif mengenai program jaminan kesehatan di wilayah Sulawesi Barat.

Dukung Konektivitas Wilayah, Pembangunan Jembatan Gantung di Mamuju Capai 20 Persen

 

Dalam kegiatan ini, para jurnalis dibekali dua materi krusial dari pemangku kepentingan daerah.

 

Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Mamuju, St. Umrah Nurdin, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa media massa memiliki peran krusial sebagai jembatan informasi, terutama untuk program yang menyentuh hajat hidup orang banyak seperti JKN. Menurutnya, kolaborasi antara BPJS Kesehatan, Pemda melalui Diskominfo, Komisi Informasi, dan media sangat penting untuk memastikan informasi yang beredar di masyarakat sesuai dengan fakta dan regulasi terbaru.

 

Kesbangpol Polman Resmi Serahkan SKK Kepada Pengurus DPW IJS Polman

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi strategis. Bersama Diskominfo dan Komisi Informasi, kami ingin memastikan informasi terkait Program JKN disampaikan kepada masyarakat secara berimbang, benar, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar St. Umrah Nurdin.

 

Ia menambahkan, workshop ini juga menjadi ruang diskusi interaktif untuk membedah berbagai kebijakan baru. Dengan adanya kesamaan persepsi, berita yang dipublikasikan diharapkan dapat meminimalisir disinformasi di masyarakat.

 

Di sela-sela kegiatan, BPJS Kesehatan juga menitipkan pesan edukasi bagi masyarakat, khususnya peserta JKN segmen mandiri (Pekerja Bukan Penerima Upah/PBPU). Warga diimbau untuk disiplin membayar iuran tepat waktu demi menjaga status kepesertaan tetap aktif.

Resmikan Kantor Taspen Mamuju, Gubernur Suhardi Duka Promosikan Udara Bersih dan Komoditas Unggulan

 

Umrah juga mendorong masyarakat untuk memaksimalkan aplikasi Mobile JKN yang menyediakan berbagai fitur praktis, mulai dari pengecekan status kepesertaan hingga layanan administrasi mandiri.

 

“Mengecek status aktif atau tidaknya kepesertaan secara berkala adalah langkah mitigasi yang penting. Tujuannya agar peserta tidak menghadapi kendala administratif saat tiba-tiba membutuhkan layanan kesehatan di fasilitas medis,” tambah Umrah.

 

Materi Dukungan Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dipaparkan oleh Komisi Informasi (KI) Sulbar, materi ini mengulas pentingnya transparansi informasi dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih sehat.

 

Sedangkan materi terkait Penyebaran Informasi Positif, Disampaikan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfoss) Sulbar. Dimana materi ini menyoroti peran strategis media dalam menyebarluaskan informasi positif terkait keberlanjutan Program JKN di Sulawesi Barat.

 

Melalui Media Workshop ini, BPJS Kesehatan Cabang Mamuju berharap kemitraan dengan media lokal semakin solid, sehingga jangkauan edukasi mengenai hak dan kewajiban peserta JKN dapat meluas hingga ke pelosok Sulawesi Barat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *