News
Beranda » Berita » Profil Litha Febriani, Kartini Masa Kini, Perempuan Pertama Jadi Sekda Mamuju Tengah

Profil Litha Febriani, Kartini Masa Kini, Perempuan Pertama Jadi Sekda Mamuju Tengah

Spread the love

POTRETRAKYAT.COM, MAMUJU TENGAH – Nama Litha Febriani mencatat sejarah baru di lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

 

Ia resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada Jumat (11/7/2025).

 

Litha adalah perempuan pertama menduduki jabatan tertinggi dalam struktur birokrasi di daerah tersebut.

Buka Jambore Cabang II, Arsal Aras : Jambore Bukan Sekedar Kemah, Tapi Cetak Karakter Generasi

 

Pelantikan yang dipimpin Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, di Aula Kantor Bupati Mateng menandai tonggak penting dalam perjalanan birokrasi daerah.

 

Kehadiran Litha tidak hanya sebagai pejabat struktural, tetapi juga simbol perubahan dan keterbukaan kesempatan bagi perempuan di sektor pemerintahan.

 

Efisiensi Bukan Alasan, 368 PPPK Kesehatan Mateng Dikontrak Sampai 2028

Litha bukan sosok baru dalam dunia birokrasi. Ia meniti karier secara bertahap dan konsisten.

 

Sebelum menjabat Sekda definitif, ia dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Sekda, serta pernah menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mamuju Tengah sejak 2022.

 

Kariernya dimulai dari berbagai posisi strategis, seperti Sekretaris Bappeda (2018–2022), Kepala Bagian Bina Program Setda (2015–2018), Kepala Bidang Penelitian Data dan Statistik Bappeda (2013–2015), hingga Kasubbid Penelitian dan Pengembangan Daerah (2011–2013).

BPBD Mateng Juarai Lomba Renkon HKBN 2026, Kalahkan BPBD se-Sulbar di Polman

 

Setiap jabatan dijalani dengan rekam jejak dedikasi yang kuat.

 

Pendidikan Litha Febriani

Dari sisi pendidikan, Litha menunjukkan kapasitas akademik yang mumpuni.

 

Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi di STIE Muhammadiyah Mamuju pada 2006, lalu melanjutkan Magister Manajemen Keuangan di Universitas Hasanuddin pada 2010.

 

Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) di bidang studi pembangunan di kampus yang sama.

 

Selain pendidikan formal, Litha juga aktif meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan, di antaranya Geographic Information System (GIS).

Kemudian sertifikasi pengadaan barang dan jasa dari LKPP, hingga Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II yang diselesaikan dengan predikat sangat memuaskan, menempati peringkat dua dari 57 peserta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *