Advertorial Daerah Mamuju News Pemerintahan
Beranda » Berita » Tonggak Baru Gerakan Literasi Dimulai dari Sulbar, Gol A Gong Sebut yang Pertama di Indonesia

Tonggak Baru Gerakan Literasi Dimulai dari Sulbar, Gol A Gong Sebut yang Pertama di Indonesia

Spread the love

Mamuju, Potretrakyat.com; — Duta Baca Indonesia Gol A Gong mengaku terkesan dengan program Mandarras yang dicanangkan Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK).

Ia mengatakan baru kali ini menemukan daerah yang begitu peduli terhadap gerakan literasi. Hal itu disampaikan usai bertemu Gubernur Suhardi Duka di Rujab Gubernur Sulbar. Rabu 19 November 2025.

 

“Sabang sampai Merauke belum ada gubernur dengan Dinas Perpustakaan wilayahnya membuat satu program Sulbar Mandarras atau di daerah lain misalnya, Jawa membaca misalnya di mana diwajibkan anak sekolah membaca 20 buku,” ucapnya.

Target 100 Hari Kerja, Dua Inovasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukses

 

Langkah Gubernur Sulbar ini menjadi terobosan baru ditengah banyak pejabat yang sering mengatakan budaya baca masyarakat rendah, padahal kenyataannya tidak demikian.

 

“Nah, di sini gubernur dan Dinas Perpustakaan Daerah membuat terobosan inovatif,” ungkapnya.

 

Muh. Irsyad: Satu Tahun Pemerintahan Arsal Aras dan Askary Anwar Menahkodai Mamuju Tengah

Gol juga mengapresiasi Dinas Perpustakaan Daerah yang telah mengumpulkan tulisan-tulisan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam satu buku.

 

“Saya dari Sabang sampai Merauke ya. Saya rasa kolaborasi dinas perpustakaan wilayah yang berinisiatif mengumpulkan tulisan tulisan dari gubernur ini kayaknya belum ada,” katanya.

 

Ia menyebut langkah tersebut jarang dilakukan karena banyak kepala daerah yang sibuk dengan urusan lain. Sementara di Sulbar, gubernurnya memang memiliki latar belakang sebagai penulis dan Dinas Perpustakaan merespon baik hal itu.

Ikatan yang Tak Putus: Refleksi SDK-JSM Jadi Momen Tegaskan Nilai Kekeluargaan dan Kepedulian Sosial

 

“Jadi ini menjadi semacam bagi saya ini di di Indonesia milestone, maksudnya tonggak bahwa gerakan Indonesia menulis memang harus dimulai dari kepala daerah,” ujarnya.

 

 

Sumber: Humas Pemprov Sulbar

Editor: Judistira

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *