News
Beranda » Berita » Prioritaskan Keselamatan Siswa Pemkab Mateng Akan Bangun Sekolah Baru SMPN SATAP Salulebbo

Prioritaskan Keselamatan Siswa Pemkab Mateng Akan Bangun Sekolah Baru SMPN SATAP Salulebbo

Spread the love

 

POTRETRAKYAT.COM, MAMUJU TENGAH – Pemkab Mamuju Tengah melalui Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah melaksanakan pemantauan lokasi rencana pembangunan UPTD SMP Satu Atap (SATAP) Salulebbo, yang akan dipindahkan ke lokasi baru di wilayah desa setempat.

 

Lokasi baru tersebut merupakan lahan hibah dari salah satu warga desa, yang dinilai lebih strategis.

 

Buka Jambore Cabang II, Arsal Aras : Jambore Bukan Sekedar Kemah, Tapi Cetak Karakter Generasi

Selain itu, representatif untuk pengembangan satuan pendidikan ke depan.

 

Kepala Bidang Pembinaan SMP, Hardiman, menjelaskan bahwa rencana pemindahan ini didasarkan pada pertimbangan keselamatan dan kemudahan akses bagi peserta didik.

 

Sebagian besar siswa yang bersekolah di UPTD SMP SATAP Salulebbo saat ini harus menyeberangi sungai setiap hari menggunakan pincara atau perahu kecil.

Efisiensi Bukan Alasan, 368 PPPK Kesehatan Mateng Dikontrak Sampai 2028

 

Kondisi ini tentu memiliki risiko tersendiri.

 

“Insya Allah, dengan pemindahan ke lokasi baru, jumlah siswa yang harus menyeberang akan jauh berkurang,” ujarnya ditemui di kantor Dinas Pendidikan, Jl Abdul Madjid Pattaropura, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Senin (13/4/2026).

 

BPBD Mateng Juarai Lomba Renkon HKBN 2026, Kalahkan BPBD se-Sulbar di Polman

Ia menambahkan, selain faktor keselamatan, lokasi baru juga berada di pusat Desa sehingga lebih mudah dijangkau oleh siswa.

 

Lahan tersedia pun cukup luas, sehingga memungkinkan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap.

 

“Lokasi ini sangat strategis karena berada di ibu kota desa dan memiliki area yang memadai untuk pengembangan ke depan,” tambahnya.

 

Satu Ruang Kelas Tahap Awal

Hardiman menuturkan, pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui arahan Bupati Arsal Aras telah mengalokasikan pembangunan satu ruang kelas baru di lokasi tersebut sebagai tahap awal relokasi.

 

“Insya Allah, pembangunan akan dilakukan secara bertahap hingga tuntas,” ungkapnya.

 

“Kami juga berharap ada dukungan dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi pendidikan,” tambah Hardiman.

 

Pihaknya berencana mengusulkan ke pemerintah pusat setelah seluruh proses administrasi dinyatakan lengkap.

 

Saat ini, UPTD SMP SATAP Salulebbo masih bergabung dengan UPTD SDN Kecil Salulebbo, dan secara administratif tercatat sebagai aset Sekolah Dasar.

 

Kondisi ini menjadi kendala dalam pengembangan sarana SMP secara mandiri.

 

Kegiatan pemantauan ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Kurikulum Bidang SMP, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang SMP, Kepala UPTD SMP SATAP Salulebbo beserta dewan guru, serta Ambo Lamatang selaku orang tua yang telah menghibahkan tanah untuk lokasi pembangunan sekolah tersebut.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi inovasi Bidang Pembinaan SMP yang dikenal dengan SAPA SMP (Sinergi, Akselerasi, Pantau, Aksi-SMP), yang bertujuan mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan melalui kolaborasi, percepatan program, pemantauan berbasis data, dan aksi nyata di lapangan.

 

SAPA SMP sendiri akan menyasar 37 Satuan Pendidikan Jenjang SMP baik Negeri maupun Swasta yang ada di Kabupaten Mamuju Tengah.

 

Kunjungan langsung ke SMP SATAP Salulebbo yang masuk kategori Satuan Pendidikan wilayah terpencil dan terluar ini merupakan bukti komitmen pemenuhan layanan Pendidikan sampai ke pelosok.

 

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berharap akses pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas dapat segera terwujud bagi seluruh peserta didik, khususnya di wilayah Salulebbo. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *