Potretrakyat.com, Mateng – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital, khususnya pada sistem transaksi keuangan daerah. Hingga saat ini, sekitar 70 persen penerimaan pajak daerah telah dilakukan secara non-tunai.
Upaya tersebut diperkuat melalui keikutsertaan TP2DD Mamuju Tengah dalam kegiatan Capacity Building dan Asistensi Penginputan Evaluasi Kinerja (Championship) TP2DD se-Sulawesi Barat yang dilaksanakan di Mamuju, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelaporan dan capaian indeks digitalisasi daerah.
Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan BPKPAD Mamuju Tengah, Suharjang, menyampaikan bahwa asistensi ini bertujuan untuk memaksimalkan penginputan data evaluasi kinerja digitalisasi, khususnya dalam aspek penerimaan daerah berbasis non-tunai.
“Melalui kegiatan ini, kami melakukan penguatan terhadap indikator penilaian Championship TP2DD, termasuk mengukur sejauh mana transaksi pendapatan daerah telah beralih ke sistem non-tunai,” ujarnya.
Capaian digitalisasi Mamuju Tengah sebelumnya juga mendapat pengakuan di tingkat nasional dengan diraihnya penghargaan Rookie of the Year, sebagai bentuk apresiasi atas percepatan implementasi digitalisasi keuangan daerah.


Komentar