Mamuju Tengah
Beranda » Berita » DKPPKB Sulbar Dukung Peningkatan Kapasitas Pengelola dan Kader Posyandu melalui 25 Kompetensi Dasar di Mamuju Tengah

DKPPKB Sulbar Dukung Peningkatan Kapasitas Pengelola dan Kader Posyandu melalui 25 Kompetensi Dasar di Mamuju Tengah

Spread the love

Mamuju Tengah – potretrakyat.com Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan primer melalui peningkatan kapasitas pengelola dan kader Posyandu.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan narasumber pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola dan Kader Posyandu melalui 25 Kompetensi Dasar Kader Posyandu yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Provinsi Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju Tengah pada 10-11 Juli 2026.

Baca juga:
Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras Instruksi Siaga Darurat Dalam Menghadapi Fenomena El Nino, Kekeringan
Kegiatan tersebut diikuti oleh pengelola dan kader Posyandu yang berasal dari desa dan kelurahan lokus Program PASTI PADU, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat menghadirkan narasumber yang telah tersertifikasi Training of Trainers (ToT) 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Materi yang diberikan berfokus pada penguatan 25 kompetensi dasar kader Posyandu sebagai bekal dalam mengimplementasikan transformasi Posyandu bidang kesehatan yang mampu memberikan pelayanan bagi seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kolaborasi lintas perangkat daerah dalam mendukung implementasi transformasi layanan primer, sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Arsal Aras Ukir Sejarah, Jadi Tokoh Pertama Mamuju Tengah Raih Lencana Melati Kwarnas

Upaya tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yakni “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, khususnya melalui misi Pembangunan SDM Unggul, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas, promotif, dan preventif.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, dalam keterangannya secara terpisah menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terbangun antarperangkat daerah dalam mendukung penguatan kapasitas kader Posyandu.

“Transformasi Posyandu tidak akan berjalan optimal tanpa didukung kader yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui 25 Kompetensi Dasar menjadi investasi penting dalam mewujudkan Posyandu yang mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan. Kami mengapresiasi kolaborasi bersama Dinsos P3APMD Sulbar dalam memperkuat kapasitas kader pada desa dan kelurahan lokus Program PASTI PADU, sehingga pelayanan kesehatan dasar semakin berkualitas dan mudah diakses masyarakat,” ujar dr. Nursyamsi.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas kader secara berkelanjutan menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat transformasi layanan primer, sekaligus memastikan Posyandu mampu menjalankan fungsi promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, serta deteksi dini masalah kesehatan di tingkat masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelola dan kader Posyandu pada desa dan kelurahan lokus Program PASTI PADU semakin kompeten dalam menerapkan 25 keterampilan dasar kader Posyandu, sehingga mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas, terstandar, dan berdampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Sulawesi Barat.

Tak Lagi Manual, 33 Desa di Mamuju Tengah Mulai Digitalisasi Data Rumah Tak Layak Huni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *