Advertorial Maluku Nasional News Pemerintahan
Beranda » Berita » Dukung Kreativitas dan Kemandirian WBP, Kadivmin. KemenkumHAM Malut Main Alat Musik Bersama Narapidana

Dukung Kreativitas dan Kemandirian WBP, Kadivmin. KemenkumHAM Malut Main Alat Musik Bersama Narapidana

Spread the love

Jailolo (Maluku utara), Potretrakyat.com; – Suara alat musik Yangere diikuti lagu D’Lloyd ‘Hidup di Bui’ menggema saat dimainkan para narapidana binaan Lapas Kelas IIB Jailolo.

 

Momen itu menjadi spesial saat Kadiv Administrasi, Slamet Pramoedji ikut bergabung memainkan gitar sebagai perpaduan musik Yangere tersebut. Didampingi Kalapas Jailolo, Suparno dan jajaran.

 

Di sela-sela peninjauan sarana dan prasarana layanan publik pada Lapas Kelas IIB Jailolo, Kadivmin dan rombongan ikut dihibur musik Yangere dari para WBP.

DPW IJS Majene Peringati HUT Pertama, Ketua DPP IJS Sulbar Tekankan Sinergi dan Profesionalisme Pers

 

“Kreativitas para WBP dalam bermusik menjadi bukti efektivitas pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIB Jailolo,” ujar Pramoedji yang lihai memainkan gitar dan memiliki hobi bermusik tersebut.

 

Pramoedji turut mendorong jajaran Lapas Kelas IIB Jailolo dalam meningkatkan program kemandirian dan produktivitas.

 

Cegah Kerugian Konsumen, KominfoSS Sulbar Minta Warga Registrasi Biometrik SIM Card Pakai Data Sendiri

Hal tersebut, tambah Pramoedji merupakan komitmen Kakanwil Kemenkumham Malut, Ignatius Purwanto dalam peningkatan kapabilitas WBP di Malut.

 

Pramoedji dalam kunjungan ke Lapas Kelas IIB Jailolo menggelar beberapa agenda. Di antara peninjauan sarpras, penguatan pembangunan zona integritas menuju WBK, dan penguatan tusi lainnya.

 

Turut mendampingi Kadivmin, yakni Kabag Program dan Humas, Irwan Kadir, Kabag Umum M. Kasim dan jajaran.

DPRD Sulbar Bahas Target PAD 2027, Dinas PUPR Siap Optimalkan Pendapatan Daerah melalui Peningkatan Layanan

 

 

Sumber: Humas KemenkumHAM Malut

Editor: Judistira

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *