Daerah Mamuju News Peristiwa
Beranda » Berita » Empat Hari Pasca Banjir dan Longsor di Mamuju Warga Kesulitan Air Bersih. Andalkan Air Hujan Untuk Mencuci dan Masak

Empat Hari Pasca Banjir dan Longsor di Mamuju Warga Kesulitan Air Bersih. Andalkan Air Hujan Untuk Mencuci dan Masak

Spread the love

Mamuju, Potretrakyat.com; – Pasca banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju pada 26 Januari 2025 lalu, kini masih menyisakan keluhan bagi sebagian besar masyarakat.

Hujan lebat yang mengguyur Mamuju dan sekitarnya, sehingga terjadi banjir di berbagai wilayah Kabupaten Mamuju yang juga terjadi longsor di lingkungan Tamasapi Kelurahan Mamunyu yang menewaskan empat orang akibat tertimbun longsor.

Dihari ketiga pasca banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Mamuju, hingga hari ini warga susah mendapatkan air bersih untuk kebutuhan.

Pasca bencana yang terjadi, PDAM tidak dapat mensuplai air bersih dikarenakan mesin dan peralatan rusak akibat banjir dan longsor, sehingga warga kesusahan mendapatkan air bersih.

” Sejak hari senin air PDAM tidak mengalir dikarenakan rusak akibat banjir dan longsor, sehingga hari ketiga ini saya bersama keluarga menampung air hujan untuk dipakai mencuci pakaian dan juga mandi Serta digunakan yang lainnya, ” Ucap Firdaus Warga Desa Bambu.

Progres Positif, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II Dorong Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat

Ia mengungkapkan, sulitnya mendapatkan air bersih, dikarenakan Mobil pensuplai air bersih untuk masyarakat tidak mampu untuk menjangkau semua warga yang membutuhkan air bersih.

” Kemarin saya telfon petugas PDAM Tirta Manakarra Mamuju untuk mensuplai air ke wilayah Desa Bambu, tetapi pihak PDAM tidak bisa menjangkau ke tempat kami, alasannya karena hanya satu mobil tangki yang melayani masyarakat yang membutuhkan air bersih dan mengutamakan permintaan hanya di dalam kota Mamuju saja, ” Ucapnya.

Warga berharap, semoga secepatnya air PDAM segera mengalir sehingga masyarakat bisa kembali menikmati layanan air bersih yang merupakan kebutuhan utama setiap harinya.

Sumber: Enda
Editor: Judistira

TAPD Sulbar Bahas Asumsi PAD dan Alokasi Belanja Daerah TA 2027

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *