Pasangkayu, Potretrakyat.com– Pemerintah Kabupaten Pasangkayu mengapresiasi program pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dilaksanakan TNI AD di Desa Martasari, Kecamatan Pedongga.
Kehadiran jembatan beton tersebut dinilai menjadi solusi dalam membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperkuat akses ekonomi masyarakat pedesaan.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Pasangkayu yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pasangkayu, Suhardi, saat menghadiri peresmian
Jembatan Perintis Garuda bersama Komandan Korem (Danrem) 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, Jumat (21/8/2026).

Dalam sambutannya, Suhardi menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan jajaran TNI AD yang telah membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil.
Menurutnya, pembangunan jembatan di Desa Martasari merupakan bentuk nyata kolaborasi pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga membuka akses ekonomi masyarakat. Petani dan pekebun kini lebih mudah mengangkut hasil produksi mereka sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan warga,” ujar Suhardi.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pasangkayu sangat terbantu dengan program pembangunan yang dijalankan TNI AD, khususnya pada daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.
Sementara itu, Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Di Sulawesi Barat, kata Danrem, terdapat 53 titik pembangunan jembatan yang dikerjakan TNI AD, sementara Kabupaten Pasangkayu mendapat alokasi enam titik dan empat di antaranya telah selesai dibangun.
“Pembangunan ini akan terus berlanjut hingga akhir Desember sesuai kebutuhan dan usulan masyarakat yang dinilai prioritas,” jelasnya.
Kepala Desa Martasari, I Wayan Arta Iyasa, mengungkapkan bahwa jembatan tersebut menjadi harapan masyarakat yang telah lama dinantikan karena menghubungkan sejumlah wilayah dan memudahkan aktivitas warga.
“Sekarang konektivitas antardusun sudah terhubung. Warga tidak lagi kesulitan membawa hasil pertanian maupun perkebunan karena kendaraan sudah bisa melintas,” ungkapnya.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Martasari menjadi bukti sinergi antara pemerintah dan TNI dalam menghadirkan pembangunan hingga ke pelosok desa, sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Pasangkayu. (Hdv)


Komentar