Mateng.- potretrakyat.com 10 Agustus 2026 Bupati Mamuju Tengah Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si. memimpin Apel Siaga Darurat Bencana Kekeringan, menyusul penetapan status siaga darurat melalui Keputusan Bupati No. 652 Tahun 2026 tertanggal 4 Agustus 2026, sebagai respons dampak nyata fenomena El Niño yang melanda wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan El Niño bukan lagi sekadar prediksi, melainkan ancaman nyata: 29 desa krisis air bersih, peningkatan kebakaran rumah, 5 kejadian Karhutla, risiko gagal panen di Kuo, Tobadak, Karossa, serangan ulat api pada sawit, serta potensi lonjakan penyakit ISPA akibat cuaca ekstrem.
Merespons kendala keterbatasan sumber dan armada air, kerusakan armada damkar, hingga ancaman gagal panen dan hama sawit,
Bupati memberikan 6 instruksi utama Distribusi Air Bersih Adil & Tepat Sasaran BPBD, PDAM, PUPR, BAZNAS, PMI dll. segera optimalkan Posko Induk Siaga Darurat di Tugu Benteng, mobilisasi seluruh armada,
Pastikan 29 desa terdampak terlayani merata dan terjadwal. Cegah Karhutla dan Sosialisasi Hemat Air Perbaiki segera armada pemadam rusak. Perkuat patroli di area rawan.
Sosialisasikan larangan bakar lahan dan buang puntung rokok sembarangan, serta gerakan hemat air secara masif. Selamatkan Lahan Pangan dan Sawit Siapkan pompa air, benih tahan kekeringan untuk 528,6 hektare lahan terancam. Tangani serangan ulat api sawit bersama pengusaha, cegah risiko inflasi daerah akibat gagal panen. Antisipasi Lonjakan Penyakit Dinas Kesehatan dan UPT PSC 119 siapkan langkah preventif, terutama ISPA. Optimalkan pelayanan Puskesmas dan ambulans jangkau desa terpencil. Seluruh Pihak Wajib Berkontribusi Instansi, BUMD, dan dunia usaha diminta berkontribusi nyata meringankan beban masyarakat sesuai kemampuan masing-masing. ASN Jadi Teladan & Sebarkan Informasi Valid Jadilah contoh hemat air, sampaikan informasi mitigasi yang benar, jangan menyebarkan kepanikan.
Bupati mengapresiasi dedikasi Forkopimda, instansi, dunia usaha, media, dan relawan. “Keselamatan dan perlindungan masyarakat Mamuju Tengah adalah hukum tertinggi.” Secara resmi, Operasi Satgas Siaga Darurat Bencana Kekeringan Kabupaten Mamuju Tengah dinyatakan dimulai.(*34)


Komentar