MATENG, potretrakyat.com– Ketika musim kemarau berubah menjadi darurat, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) tak lagi sekadar waspada, mereka bergerak total.
Di tengah ancaman kekeringan yang melumpuhkan 20 desa di lima kecamatan, Pemerintah Kabupaten Mateng resmi meluncurkan Operasi Satgas Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Senin (10/8).
Bupati Mateng, Dr. Arsal Aras mengatakan, Satgas Elnino dan Karhutla, Bukan sekadar seremonial, operasi ini adalah pernyataan sikap tegas orang nomor satu di Bumi Lalla’ Tassisara’
“Nyawa dan hajat hidup rakyat adalah harga mati,” tegas Bupati
“Keselamatan dan perlindungan masyarakat Mamuju Tengah adalah hukum tertinggi. Tidak ada alasan untuk lamban,” tegas Arsal dalam apel siaga yang digelar di pelataran kantor Bupati Mateng. (jml)


Komentar